Content Category : Media

Rupiah Terlemah dalam 6 Tahun Terakhir

Rupiah Terlemah dalam 6 Tahun Terakhir

Rupiah membuka pekan ini dengan pelemahan terhadap dollar Amerika Serikat. Mengutip Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor), rupiah berada di level Rp 12.352 per dollar AS. Rupiah melemah 0,45 persen jika dibandingkan dengan posisi akhir pekan lalu yang di level Rp 12.296 per dollar AS. Di pasar spot,rupiah sempat menyentuh Rp 12.375 per dollar AS pada pukul 10:48 WIB. Ini merupakan level rupiah terlemah sejak November 2008. Sepanjang enam tahun terakhir, rupiah pernah menyentuh Rp 12.650 per dollar AS, pada 24 November 2008. Dollar AS kembali menunjukkan kekuatan. Bloomberg Dollar Spot Index yang menyusuri kekuatan dollar AS terhadap 10 mata uang utama dunia, menguat ke level 1.122,69. Ini merupakan level terkuat dollar sejak Maret 2009.
Masih Tertekan, Rupiah Melemah ke Kisaran 12.200

Masih Tertekan, Rupiah Melemah ke Kisaran 12.200

Nilai tukar rupiah kembali diuji kekuatannya. Pada akhir pekan ini, Jumat (28/11/2014) ini mata uang garuda rawan tertekan bersama mata uang lain di Asia. Keputusan OPEC untuk tidak memangkas produksi minyak mentahnya membawa harga minyak Brent turun 6,6 persen ke level 72 dollar AS hingga dini hari tadi. Euro turun drastis setelah consumer confidence Zona Euro gagal membaik dan setelah komentar Draghi yang menekan reformasi oleh Pemerintah. Dollar AS masih lemah di sepanjang hari kemarin di Asia sehingga memberikan dorongan penguatan untuk rupiah walaupun hanya tipis. Aksi beli masih terlihat di pasar SUN menjelang pengumuman angka inflasi Senin esok. "Rupiah berpeluang tertekan hari ini bersama mata uang lain di Asia," demikian riset Samuel Sekuritas Indonesia, pagi ini. Di pasar spot, rupiah pagi ini melemah mendekati kisaran 12.200. Seperti dikutip dari data Bloomberg, mata uang Garuda hingga sekitar pukul 08.37 WIB, berada pada posisi Rp 12.195 per dollar AS, atau melemah 0,15 persen dari penutupan
Rupiah Menguat ke Rp12.082/USD

Rupiah Menguat ke Rp12.082/USD

Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pagi ini terpantau menguat jika dibandingkan dengan perdagangan kemarin. rupiah pagi ini diperdagangkan di level Rp12.082 per USD. Setelah sebelumnya ditutup di posisi Rp12.139 per USD. Sementara, rupiah bertengger di level Rp12.078 per USD, setelah sebelumnya ditutup pada posisi Rp12.137 per USD. Adapun untuk range pergerakan rupiah selama lima hari ini bergerak di posisi Rp12.025-Rp12.125 per USD. Rupiah bahkan sempat menyentuh level tertingginya di Rp12.170 per USD dan level terendahnya di Rp12.068 per USD. Sedangkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR), pergerakan mata uang Garuda ini berada di level Rp12.165 per USD.