Content Post By : April, 01 2014

Obat Ginjal Tetap Sehat & Tubuh Bebas Lemak

Obat Ginjal Tetap Sehat & Tubuh Bebas Lemak

MENTIMUN sudah tidak asing lagi bagi orang-orang di Indonesia. Salah satu asupan bergizi ini banyak mengandung vitamin A dan cairan, sehingga baik untuk kesehatan.    Bahkan, mentimun kini sudah sering juga dikonsumsi dalam bentuk jus di pagi hari dengan beberapa manfaat kesehatan yang ditawarkan. Berikut manfaat minum jus mentimun setiap pagi hari, seperti dilansir Boldsky. Tetap terhidrasi Mentimun berperan hampir sama dengan yang dilakukan air terhadap tubuh, yaitu membantu Anda tetap terhidrasi sepanjang hari. Dalam beberapa kasus, Anda sering kali tidak dapat memenuhi kebutuhan cairan di dalam tubuh, namun dengan mengonsumsi mentimun itu akan membantu tubuh tetap terhidrasi. Mengatasi panas dalam Tubuh yang panas dapat menjadi masalah. Untuk mengatasi tubuh yang panas dari dalam, Anda membutuhkan beberapa jus mentimun. Terlebih Anda sering terkena paparan sinar matahari yang membuat suhu tubuh menjadi panas, minum jus mentimun akan membantu menormalkan suhu tubuh. Detoksifikasi Jus mentimun adalah sumber ideal untuk membuang racun dari dalam tubuh Anda. Selain itu, bila ingin
Produk Makan RI Kian Digemari Amerika

Produk Makan RI Kian Digemari Amerika

Produk makanan dan minuman Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Indonesia sudah banyak yang masuk pasar Pantai Timur Amerika Serikat (AS), termasuk New York. Produk-produk yang kian banyak menarik perhatian konsumen AS antara lain sambal, kecap, bumbu-bumbu tunggal (vanili, kayu manis, kluwek), dan bumbu-bumbu racikan (bumbu gulai, bumbu nasi goreng, bumbu pecel). Hal ini diungkapkan oleh Wakil Menteri Perdagangan RI Bayu Krisnamurthi saat melakukan kunjungan kerja ke New York, AS, pada 29-31 Maret 2014. Makanan olahan Indonesia itu dilihat pasar AS sebagai "speciality food"  yang menarik karena karakteristik tertentu, seperti originalitas, etnik atau latar belakang budayanya, cara pengolahan yang khas, bahan yang dipakai, dan sifatnya yang eksklusif,”  jelas Wamendag dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Senin (31/3/2014). Menurut Wamendag, pasar  speciality food  di AS mencapai sekitar USD90 miliar. Dari pasar yang besar itu, produk-produk dari Indonesia termasuk subkategori makanan ringan (snack), minuman, saus ( condiment), bumbu, acar, dan olahan buah/sayur. Saat ini di AS, lanjut Wamendag, minat
Rupiah Melemah, ADB Sarankan Indonesia Naikkan Harga BBM

Rupiah Melemah, ADB Sarankan Indonesia Naikkan Harga BBM

Asian Development Bank (ADB) dalam laporannya Asian Development Outlook (ADO 2014) menyatakan adanya tantangan yang cukup signifikan bagi Indonesia dalam mengatasi defisit transaksi berjalan 2014 dan beberapa tahun ke depan. Untuk menghadapi tantangan defisit transaksi berjalan tersebut, pemerintah Indonesia telah mengambil langkah-langkah untuk memperlambat laju permintaan domestik, mendorong ekspor, dan menahan impor seiring dengan terdepresiasinya Rupiah," ucap Deputy Country ABD untuk Indonesia, Edimon Ginting di Hotel Intercontinental, Jakarta. Kendati demikian, dampak kebijakan tersebut hanya akan bertahan dalam satu hingga dua tahun. Dalam jangka panjang, penguatan neraca berjalan memerlukan reformasi struktural untuk memacu tingkat produktivitas dan daya saing secara berkelanjutan. ADO 2014 memaparkan, salah satu bentuk reformasi struktural tersebut adalah penghapusan subsidi bahan bakar secara bertahap. Dalam hal ini, pemerintah telah mengambil langkah pengurangan subsidi pada 2013 dan perlu melanjutkan kebijakan tersebut di tahun-tahun mendatang. Pengurangan subsidi akan dapat menyediakan anggaran yang lebih besar untuk infrastruktur, pendidikan dan jaminan sosial yang diperlukan untuk mendorong daya
MNC Catat Laba Bersih Rp1,69 Triliun

MNC Catat Laba Bersih Rp1,69 Triliun

PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) mencatatkan laba bersih sebesar Rp1,69 triliun pada tahun 2013. Laba ini naik sebesar 2 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2012 sebesar Rp1,66 triliun. MNC mencatat pendapatan yang kuat dari dua kelompok usaha inti perseroan, yakni terdiri dari tiga nasional FTA TV dan bisnis konten. Pada tahun 2013, total pendapatan meningkat sebesar 4 persen menjadi Rp6,52 triliun dari Rp6,27 triliun pada tahun 2012. Dari iklan, perseroan mengantongi pendapatan Rp5,7 triliun, naik dari sebelumnya yang sebesar Rp5,35 triliun. Sementara dari bisnis konten, perseroan mencatatkan pendapatan Rp265,55 miliar, naik dari sebelumnya Rp197,5 miliar. Selanjutnya, laba kotor perseroan mengalami kenaikan menjadi Rp3,67 triliun dari sebelumnya Rp3,4 triliun. Demikian terungkap dalam laporan keuangan yang dipublikasikan perseroan di Jakarta, Selasa (1/4/2014). Ebitda inti meningkat 15 persen pada tahun 2013 menjadi Rp2,72 triliun dari Rp2,38 triliun. Marjin Ebitda inti meningkat sebesar 400 basis poin menjadi 42 persen dari 38 persen pada tahun 2012. Jumlah aset