Content Post By : June, 04 2014

Harga Ayam Melambung, 40 Persen Pedagang Gulung Tikar

Harga Ayam Melambung, 40 Persen Pedagang Gulung Tikar

Menjelang Bulan Ramadan, harga ayam potong di Bandung Raya (Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kota Cimahi) melonjak naik hingga mencapai angka Rp 34ribu. Ketua Persatuan Pedagang Ayam Bandung, Yoyo Sutarya, mengatakan, sejak dua minggu terakhir harga ayam yang semula seharga Rp 26 ribu mulai melonjak naik hingga Rp 32-34 ribu perkilogram. Kenaikan itu mungkin saja karena pasokan barang sedang susah, dan ada juga kemungkinan monopoli dari DOC-nya," kata Yoyo saat ditemui di Pasar Eks Bazar Matahari Cicadas, Kota Bandung. Menurutnya, dengan melonjaknya harga tersebut pihaknya merasa keberatan. Bahkan hingga kini sekira 40 persen pedagang ayam di Bandung Raya sudah gulung tikar lantaran selalu merugi setiap harinya. Dia mencontohkan, dari 100 pedagang ayam di Pasar Eks Bazar Matahari sekitar 40 diantaranya sudah guling tikar ‎sejak dua minggu lalu. Biasanya pedagang itu menjual 200-500 ekor ayam per harinya, tapi sekarang paling 150 ekor saja. Itu ppun kita asal ada, bar pelanggan tidak kecewa," ungkapnya. Pihaknya berharap
Bank Perkreditan Rakyat Kian Berjaya

Bank Perkreditan Rakyat Kian Berjaya

Kondisi perekonomian dalam negeri yang kurang bersahabat sebagai dampak dari merosotnya perekonomian global nampaknya tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan Industri bank perkreditan rakyat (BPR) di 2013. Chief of Research Biro Riset Infobank, Ateng Anwat Darmawijaya, mengatakan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), aset industri BPR pada 2013 tumbuh 14,79 persen, dari Rp67,40 triliun menjadi Rp77,38 triliun. Dia menjelaskan, kinerja keuangan BPR untuk tahun buku 2012-2013 menghasilkan 367 BPR berpredikat sangat bagus. Biro Riset Infobank menetapkan standar aset BPR yang masuk penilaian adalah yang asetnya di atas Rp25 miliar. Secara industri, per Desember 2013, industri BPR nasional dihuni 1.635 bank. BPR dikelompokkan dalam empat kategori, yakni BPR beraset Rp500 miliar ke atas, BPR beraset Rp100-Rp500 miliar, BPR beraset Rp50 miliar-Rp100 miliar dan BPR beraset Rp25-Rp10 miliar," paparnya saat konferensi pers di Grand sahid Jaya. Di kelompok BPR dengan aset Rp500 miliar ke atas, ada 10 BPR yang berpredikat sangat bagus, dengan skor tertinggi diraih BPR Modern Express,
Citilink & AirAsia Minat Beli Saham Mandala

Citilink & AirAsia Minat Beli Saham Mandala

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara menyatakan pada 2013 pertumbuhan industri penerbangan Indonesia menurun jika dibandingkan tahun sebelumnya. Penurunan tersebut memberikan dampak pada salah satu airlines yaitu TigerAir Mandala yang mengalami krisis financial. Direktur Angkatan Udara Kementerian Perhubungan Djoko Murjatmojo mengatakan, dengan mengalami krisis financial, manajemen TigerAir Mandala tengah mencari investor baru untuk memebeli sahamnya. Mandala masih terbang dengan lima pesawat. Meretrukturisasi dengan membuka investor masuk," kata Djoko saat di Hotel Millenium. Djoko menyebutkan, saat ini ada dua airlines yang sudah menyatakan minatnya untuk membeli saham TigerAir Mandala yaitu, Citilink Indonesia dan AirAsia Indonesia. Ini untuk memperkuat perusahaan. Tapi hasilnya pertengahan Juni siapa yang berinvestasi ke Mandala," tambahnya. Lanjut Djoko, meski tengah mengalami krisis financial, Mandala tetap melakukan penerbangan hanya dengan menggunakan lima pesawat dari total rute sebanyak 10 rute. Penerbangan tersebut banyak dilakukan untuk penerbangan internasional. Tidak hanya itu, pada 2014 jumlah rute yang dimiliki Mandala hanya tinggal tujuh rute saja, dan yang
Jelang Pemilu, SBY Larang Menteri Ganti Dirut BUMN & Pejabat Eselon

Jelang Pemilu, SBY Larang Menteri Ganti Dirut BUMN & Pejabat Eselon

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta kepada menterinya untuk tidak melakukan pergantian pejabat setingkat eselon I atau II di semua kementerian menjelang pemilihan presiden 9 Juli 2014.    Semua menteri dan anggota kabinet untuk tidak melakukan penggantian pejabat utama pemerintah dan usaha negara. Misalnya, eselon I kementerian dan dirut BUMN," kata SBY saat membuka Sidang Kabinet Paripurna di Kantor Kepresidenan. Namun jika ada pejabat di satu kementerian yang terpaksa dicopot, sebaiknya menteri itu memberi tahu kepada SBY dengan memberikan alasan yang tepat. Jika terpaksa, silakan laporkan kepada saya. Misalnya yang bersangkutan memasuki masa pensiun atau ada masalah lain yang serius. Tapi, jangan main copot dan main ganti. Karena timing-nya tidak tepat,"terang SBY. Alasan SBY melarang menteri untuk mengganti pejabat karena dalam waktu dekat masa pemerintahannya akan berakhir. Karena hakikatnya sekarang kita ada dalam masa transisi, 4,5 bulan itu tidak lama, masa bakti kita akan berakhir. Masa bakit pemerintahan baru akan dimulai. Sehingga ketika dan logikanya