Content Post By : August, 16 2014

Dolar AS Melemah, Seiring Serangan Ukraina pada Rusia

Dolar AS Melemah, Seiring Serangan Ukraina pada Rusia

Yen Jepang dan Swiss franc menguat karena permintaan aset safe haven meningkat, setelah pasukan Ukraina menyerang dan menghancurkan iring-iringan mobil lapis baja milik Rusia. Mata uang emerging market seperti Rusia anjlok, setelah sebuah laporan mengatakan Ukraina telah melakukan provokasi. Dolar Amerika Serikat (AS) menyentuh level terendah dua pekan, setelah sebuah laporan menunjukkan bahwa manufaktur di wilayah New York turun lebih dari perkiraan. Dolar-yen bereaksi terhadap headline Ukraina, dan menunjukkan risiko geopolitik belum benar-benar tenang sampai sekarang," kata ekonom senior di Nomura Securities International Inc, Charles St-Arnaudi . Perbuatan salah satu dari mereka akan menciptakan volatilitas, tergantung bagaimana isu itu akan berkembang. Kita masih harus menunggu Rusia, untuk melihat apa yang terjadi," tambah dia. Yen Jepang menguat 0,1 persen menjadi 102,36 per USD. Namun, mata uang Jepang ini turun 0,2 persen menjadi 137,16 terhadap euro. Sementara Euro naik 0,3 persen ke USD1,3401 per euro setelah sempat merosot ke USD1,3333 per euro pada 6 Agustus, terendah
Yuk Berpetualang Nikmati Sajian Kopi Terbaik di Indonesian Coffee Festival

Yuk Berpetualang Nikmati Sajian Kopi Terbaik di Indonesian Coffee Festival

Kementerian Perdagangan (Kemendag) sangat berambisi menjadikan Indonesia sebagai pusat kopi dunia dengan meyelenggarakan Indonesian Coffee Festival di Prama Sanur Beach Bali pada 17-19 Oktober 2014. Dalam festival itu, para pecinta kopi di Tanah Air bahkan dunia akan diajak berpetualang menikmati sajian kopi Indonesia. "Festival ini perlu dicatat sebagai ajang internasional perkopian Indonesia. Seluruh pemangku kepentingan bersungguh-sunggu ingin mewujudkan tekad besar Indonesia sebagai pusat kopi dunia," ujar Wakil Menteri Perdagangan, Bayu Krisnamurthi di Jakarta. Dia menjelaskan, selain mengajak pecinta kopi dunia menikmati cita rasa kopi Indonesia, dia juga mengajak para pecinta kopi dan pengusaha kopi dunia menjajaki kerjasama bisnis. Bahkan, Bayu berambisi menjadikan festival kopi tersebut menjadi agenda penting festival kopi internasional. Kemendag juga menargetkan mampu menggaet 100 pembeli utama perkopian internasional antara lain Amerika Serikat, Jerman, Prancis, Jepang, Italia, Spanyol, Kanada, Belgia, Inggris dan Belanda. Perserta pameran akan terdiri dari 50 eksibitor dari dalam dan luar negeri. Sementara target pengunjung diperkirakan mampu menggaet 7.500
Ada Tanda Tangan Menkeu di Uang NKRI, Ini Alasannya

Ada Tanda Tangan Menkeu di Uang NKRI, Ini Alasannya

Pada tanggal 17 Agustus 2014 mendatang, Bank Indonesia (BI) bersama Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan meluncurkan uang Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Uang kertas pecahan Rp 100.000 ini akan ditandatangani Gubernur BI dan Menteri Keuangan (Menkeu). Menkeu M Chatib Basri mengatakan, penerbitan uang NKRI pada dasarnya dimaksudkan agar masyarakat lebih paham tentang arti uang demi kesatuan Indonesia. Ini terlihat dari tanda tangan Menkeu dalam uang tersebut. Dalam uang yang beredar saat ini, selain Gubernur BI, terdapat tanda tangan Deputi Gubernur BI. Kalau yang ini uang kita karena BI independen. Dia diterbitkan oleh BI, tapi bukan negara. Sekarang ini negara, makanya kita sebut uang NKRI. Pemerintah diwakili oleh Menkeu, BI oleh Gubernur BI. Ini walaupun kesannya seperti simbol tapi ini adalah uang negara dengan begitu maka kita itu kita punya kedaulatan," jelas Chatib di Gedung BI. Sebelumnya, Deputi Gubernur BI Ronald Waas menyatakan bank sentral telah mengirimkan uang NKRI ke seluruh Kantor Perwakilan Wilayah Dalam