Tag : dibanding

Tahun Depan, Rupiah Bisa Menguat ke Level Rp 10.000-an

Tahun Depan, Rupiah Bisa Menguat ke Level Rp 10.000-an

Pengamat ekonomi Universitas Indonesia Faisal Basri memiliki keyakinan kuat bahwa nilai tukar rupiah bakal menguat tahun depan, di level Rp 10.000-an. Jauh lebih optimistis dari prediksi Bank Indonesia dan Pemerintah. Penopang utamanya, kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM),” kata dia, dalam Seminar Nasional “Outlook Perekonomian Indonesia tahun 2015. Penopang keduanya, Faisal melanjutkan, adalah sektor otomotif. Defisit neraca dari sektor otomotif sudah mulai berkurang. Sepanjang Januari-Oktober 2014 defisit sektor otomotif ditaksir hanya 1 miliar dollar AS. Jauh lebih baik dibanding tahun-tahun sebelumnya yang justru boros devisa lantaran kebanyakan impor. Hingga akhir tahun prediksinya defisit 1,2 - 1,3 miliar dollar AS. Dan kita sudah eskpor mobil 258.000 unit,” kata Ketua Tim Reformasi Tata Kelola Migas itu. Jadi selain boros BBM (dampak negatif), otomotif memberikan kontribusi nyata pada penguatan rupiah. Saya sudah ngobrol dengan Menperin, bagaimana ini diiringi dengan peningkatan komponen lokal terus-menerus,” terang Faisal. Selain itu, harga komoditi yang menurun diperkirakan sudah mencapai titik rendahnya, dan kembali
Pilpres Makin Dekat, Rupiah Terpuruk Lagi

Pilpres Makin Dekat, Rupiah Terpuruk Lagi

Rupiah kembali melemah di siang hari ini. Berdasarkan kurs referensi Bank Indonesia atau JISDOR, rupiah berada di Rp 11.854 per dollar AS. Kurs tengah pengawas moneter ini melemah 0,47 persen dibanding acuan kemarin di Rp 11.798 per dollar AS. Sedangkan rupiah di pasar spot melemah mendekati USD/IDR 12.000. Rupiah berada di harga Rp 11.940 per dollar AS, melemah dibanding penutupan kemarin di level USD/IDR 11.864. Pada 26 Juni lalu, rupiah di pasar spot ditutup di Rp 12.099 per dollar AS. Sentimen positif neraca perdagangan Indonesia yang surplus di bulan Mei tak lagi menjadi bahan bakar penguatan rupiah. Kini, pasar memperhatikan sentimen pemilu presiden (pilpres) yang digelar 9 Juli nanti. Volatilitas semakin berat di tengah meningkatnya ketidakpastian pilpres. Inilah yang menekan pergerakan rupiah," kata Raditya Ariwibowo, Analis Riset Tresuri di Bank Negara Indonesia. Pekan lalu, Morgan Stanley merilis, kemenangan calon presiden Prabowo Subianto akan mendorong pelemahan rupiah sampai Rp 12.300 per dollar AS.
Masih Lesu, Rupiah Melorot ke Kisaran 11.400 Per Dollar AS

Masih Lesu, Rupiah Melorot ke Kisaran 11.400 Per Dollar AS

Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS menjelang libur akhir pekan masih berkutat di zona merah. Mata uang RI ini melemah hingga menembus level 11.400. Di pasar spot, seperti dikutip dari data Bloomberg, Jumat (11/4/2014) pagi, rupiah dibuka melemah ke level 11.427,5 per dollar AS. Posisi ini turun 0,62 persen dibanding penutupan kemarin yang berada di level Rp 11.357,5 per dollar AS. Sementara hingga sekitar pukul 10.10 wib, rupiah terus melorot ke posisi 11.446,8 per dollar AS atau turun 0,79 persen dibanding penutupan kemarin. Adapun kurs tengah BI kemarin dipatol pada Rp 11.342 per dollar AS, turun dibandingkan sebelumnya yang berada di level 11.309. Adapun untuk kurs tengah hari ini, akan dirilis Bank Indonesia Jumat siang ini.