Tag : eropa

Euro terangkat kembali

Euro terangkat kembali

Euro sedikit menguat terhadap dolar AS pada Senin (10/8). Dipicu dari perundingan optimis Yunani dan juga ECB. Senin (10/8). EURUSD menguat 0.20% di level 1.0966. Dari akhir pekan, Tsakalotos dan Stathakis memimpin jalannya diskusi dengan Komisi Eropa, IMF, ECB mengenai dana bailout Eurozone, mereka bersepakat untuk mencapai kesepakatan dengan 20 Agustus untuk menjamin dana untuk pembayaran ECB. Mengutip seorang pejabat Yunani bahwa perjanjian harus ditutup selambat-lambatnya 18 Agustus. Selain itu, kawasan PDB Q2 akan dirilis pada hari Jumat mendatang, hal tersebut dinantikan para investor di minggu ini. Sebelum itu, ada data produksi industri Euro bulan Juni pada Rabu mendatang yang juga akan dimonitor.
Stimulus di Eropa Tak Bantu Rupiah Menguat

Stimulus di Eropa Tak Bantu Rupiah Menguat

Kondisi perekonomian Eropa yang belum membaik membuat Bank Sentral Eropa (ECB) melanjutkan stimulusnya. Selain itu, ECB juga kembali memangkas suku bunga acuannya. Deputi Gubernur Senior BI Mirza Adytiaswara menjelaskan, langkah tersebut tidak akan terlalu berdampak pada mata uang Indonesia. Pasalnya, nilai valuta antara Eropa dengan Indonesia sangat berbeda. Kalau kita kategori negara berkembang, negara emerging market, dan currency kita bukan internasional. Biar bagaimana, emerging market itu ketergantungannya terhadap valas besar," ujar Mirza di Gedung BI, Jakarta. Oleh karena itu, dia menilai Indonesia perlu mempertahankan stabilitas dengan kebijakan moneter yang pruden. Kita tidak bisa seperti Eropa, Jepang, dan Amerika yang kalau pertumbuhan ekonominya lambat langsung bisa menurunkan bunganya," ujar Mirza. Menurutnya, negara-negara emerging market tidak punya kemewahan seperti negara besar, karena mata uangnya itu bukan mata uang internasional. "Sehingga harus bisa menjaga keseimbangan menjaga confidence dari luar negeri investor asing, dan juga menjaga keseimbangan dalam negeri," ujarnya.
Sentimen Global Bayangi Rupiah

Sentimen Global Bayangi Rupiah

Nilai tukar rupiah diproyeksikan bergerak tertekan atas dollar AS di akhir pekan ini. Sentimen global memperkuat posisi dollar AS. Walaupun tidak mengubah suku bunga acuan dan memperkenalkan instrumen baru, Bank Sentral Eropa (ECB) tetap optimistis inflasi akan naik karena stimulus moneter. ECB juga mengatakan kemungkinan strategi cetak uang masih terbuka di masa depan. Ditambah dengan faktor tingkat pengangguran AS yang terpangkas hingga 6,1 persen dini hari tadi, dollar index menguat tajam hingga 80,21 sementara yield US Treasury 10 tahun naik hingga 2,64 persen. Tren penguatan dollar AS diperkirakan bertahan di pasar Asia hari ini. Retail PMI Zona Eropa ditunggu sore ini,  pasar AS akan tutup karena libur hari kemerdekaan.  Kemarin rupiah kembali melemah walaupun hanya tipis bersama dengan beberapa mata uang di Asia. Menurut riset Samuel Sekuritas Indonesia penguatan dollar AS akibat memburuknya data Zona Eropa serta membaiknya data AS masih akan mendorong pelemahan rupiah hari ini walaupun hilangnya risiko harga minyak bisa sedikit
Tekanan Pelemahan Kembali Gelayuti Rupiah

Tekanan Pelemahan Kembali Gelayuti Rupiah

Rupiah berhasil menguat dalam perdagangan awal pekan ini. Namun, belum apa-apa tampaknya tekanan pelamahan kembali menggelayuti posisi rupiah seiring penguatan dollar AS di pasar global. Jatuhnya Sentix index Zona Eropa ke titik terendah semenjak Desember 2013 memaksa euro turun hingga 1,35 per dollar AS hingga dini hari tadi. Gaung kebijakan Bank Sentral Eropa (ECB) juga diperkirakan akan terus membawa euro terus melemah hingga akhir tahun terhadap dollar AS. Pagi ini investor akan menunggu data inflasi China yang diperkirakan naik. Ini bisa menekan posisi mata-mata uang di Asia. Walaupun IHSG terjerembab, rupiah berhasil menguat bersama-sama mata uang Asia lainnya . Menurut riset Samuel Sekuritas Indonesia, menguatnya dollar index dini hari tadi berpeluang mengembalikan pelemahan rupiah hari ini. Pagi ini di pasar spot, seperti dikutip Bloomberg, rupiah dibuka melemah ke posisi Rp 11.792,5 per dollar AS dibanding penutupan kemarin pada 11.778,8.