Tag : harga

SBY: Batik Dijual Rp2 Juta Siang Hari, Malam Rp12 Juta

SBY: Batik Dijual Rp2 Juta Siang Hari, Malam Rp12 Juta

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengatakan pelaku UKM harus dapat memperhatikan harga jual sebuah produk yang dijualnya. Hal ini diminta agar para pelaku UKM dapat menjual produknya dengan baik. Pasalnya, dirinya pernah membeli cinderamata yang berasal dari luar negeri namun kualitas barangnya lebih baik dibandingkan dengan produk Indonesia ternyata tidak benar. Sembilan tahun yang lalu ketika saya keluar negeri rajin membeli cinderamata. Waktu itu rasanya buatan luar negeri bagus dan kita tidak. Tapi waktu berjalan, produk kerajinan Indonesia jauh lebih baik dibandingkan negara manapun," kata SBY saat acara INACRAFT 2014 di JCC, Senayan, SBY mengungkapkan, pelaku UKM agar dapat terus meningkatkan produk-produknya dengan harga jual yang baik. Di mana, menjual dengan harga yang tidak murah dan juga tidak terlalu mahal. Sebab, jika menjual dengan harga yang tidak menentu dapat membuat para pembeli berpaling untuk tidak membelinya. Saya pernah ke daerah di mana pagi harga batik harganya Rp2 juta, namun malam hari jadi
6 Tiket Pesawat Termahal di Dunia

6 Tiket Pesawat Termahal di Dunia

Semakin tingginya animo pengguna transportasi udara mengakibatkan semakin bertambahnya jumlah maskapai penerbangan di dunia, baik yang mengusung konsep berbiaya rendah (low cost carrier/LCC) atau yang kelas-kelas premium. Peningkatan kebutuhan tersebut ditandai dengan banyaknya rute-rute penerbangan jarak jauh yang dibuka maskapai tertentu dan memiliki harga beragam. Tak hanya pelayanan, jarak yang ditempuh dan lama penerbangan memang menjadi salah satu faktor penentu harga tiket pesawat. Dari seluruh maskapai yang beroperasi dunia, terdapat enam maskapai yang membanderol tiket dengan harga selangit.  Salah satunya, tiket seharga Rp 451,1 juta untuk penerbangan Santiago (Chili)-Beirut (Libanon) yang dilayani Air France. Saking mahalnya, warga Chili bahkan harus menabung selama tiga tahun. Dilansir dari The Richest, Minggu (13/4/2014), berikut enam tiket pesawat termahal yang dibanderol sejumlah maskapai penerbangan dunia.
Pantauan Pasar: Harga Sayuran Berangsur Turun

Pantauan Pasar: Harga Sayuran Berangsur Turun

Sejumlah harga sayuran awal minggu ini mengalami penurunan. Rata-rata penurunan harga berkisar antara Rp 1.000 hingga Rp 3.000 per kilogram (kg). Seperti diungkapkan oleh Neneng (35) salah satu penjual sayuran di PD Pasar Jaya Pasar Mampang Jakarta Selatan. Menurut dia, penurunan tersebut salah satunya, sebagai efek dari selesainya pemilihan umum (pemilu) legislatif yang berlangsung pada Rabu (9/4/2014) lalu. Waktu minggu kemarin memang ada yang naik, tapi sekarang sudah turun lagi. Mungkin sudah mulai lancaran lagi kiriman sayurannnya," ujar Neneng saat berbincang dengan Liputan6.com di Jakarta, Senin (14/4/2014). Dia menjelaskan, beberapa sayuran yang mengalami penurunan harga seperti kentang, sawi, bawang merah dan tomat. Namun, ada juga sayuran yang mengalami kenaikan harga seperti jengkol dan jagung. Jagung naik karena pasokannya kesini lagi sedikit. Kalau jengkol kurang tahu, mungkin lagi nggak musim makanya mahal. Sejumlah harga sayuran awal minggu ini mengalami penurunan. Rata-rata penurunan harga berkisar antara Rp 1.000 hingga Rp 3.000 per kilogram (kg). Seperti diungkapkan oleh Neneng
Donor Politik Kering, Kontribusi Pemilu ke Pertumbuhan Ekonomi Minim

Donor Politik Kering, Kontribusi Pemilu ke Pertumbuhan Ekonomi Minim

Meski ada hajatan politik pemilu, kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi tahun ini diperkirakan hanya 0,2 persen. Ekonom Bank Standard Chartered Fauzi Ichsan, menyebutkan ada dua hal yang membuat pemilu tak berkontribusi terlalu besar pada pertumbuhan ekonomi kali ini. Pertama, adanya pembatasan masa kampanye terbuka. Penegakkan aturan yang lebih kuat ini membuat konsumsi tidak terlalu besar," ujarnya ditemui usai diskusi, di Jakarta. Adapun faktor kedua, yakni berkurangnya suntikan dari para donatur, tak terkecuali para pengusaha pertambangan. Sebagaimana diketahui harga batubara dunia merosot dari 120 dollar AS per ton, menjadi 80 dollar AS per ton. Itu jelas berpengaruh, karena donor politik yang notabene banyak di sektor pertambangan sedang terpuruk karena anjloknya harga batubara," jelas Fauzi. Diakui Fauzi, stimulus pemilu pada tahun ini tidak terlalu besar, hanya 0,2 persen saja sumbangannya. "Euforianya tidak terlalu besar pada tahun ini," katanya.