Tag : harga

Pedagang Menanti Harga Cabai Rawit Merah Turun

Pedagang Menanti Harga Cabai Rawit Merah Turun

Sampai hari ini, pedagang pasar tradisional masih menanti turunnya harga cabai merah rawit. Saat ini cabai rawit  merah dijual Rp 70 ribu per kilogram (kg). Turunnya sebentar, nggak terasa, habis itu naik lagi," kata Uti (42) pedagang Pasar Kebayoran Lama, Jakarta, Senin(24/3/2014). Uti mengatakan, harga cabai rawit merah pasca erupsi Gunung Kelud naik hingga Rp 60 ribu per kg. Lalu, komoditas tersebut turun menjadi Rp 55 ribu per kg. Saat ini naik lagi, bahkan sampai pada Rp 75 ribu per kg ketika ia ambil di bagian dalam pasar untuk dijual kembali. Pedagang lain Nurhayati (45) mengeluhkan hal serupa. Ia mengaku terpaksa mengoplos dagangannya dengan cabai rawit putih guna menurunkan harga.  Kalau nggak dioplos Rp 80 ribu per kg. Kalau campur Rp 60 ribu per kg. Lebih murah, beda Rp 20 ribu," kata dia. Nurhayati mengaku tidak bisa pastikan penyebab kenaikan harga cabai rawit merah. Ia mengira kenaikan harga lebih disebabkan berkurangnya pasokan cabai yang masuk
Sambut Akhir Pekan, Harga Emas Antam Tetap di Rp 530.000 /Gram

Sambut Akhir Pekan, Harga Emas Antam Tetap di Rp 530.000 /Gram

Harga emas batangan Logam Mulia milik PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) hari ini Jumat(10/1/2014) tak bergerak atau sama dari hari sebelumnya. Mengutip situs resmi Logam Mulia Antam, emas batangan Logam Mulia pecahan 1 gram tetap di Rp 530.000. Sementara harga jual kembali atau buyback naik menjadi di Rp 475.000/gram dari Rp 473.000/gram. Berikut daftar harga emas Antam hari ini : 1 Gram : Rp 530.000 5 Gram : Rp 2.505.000 10 Gram : Rp 4.960.000 50 Gram : Rp 24.600.000 500 Gram : Rp 245.300.000 "Untuk transaksi pembelian Emas Batangan datang Langsung ke PT Antam Tbk Jakarta setiap harinya kami batasi hingga maksimal 150 nomor antrean saja," terang Antam dalam situs resminya.
Harga Emas

BI Catat Utang Luar Negeri RI Naik ke Rp2.858 T

Bank Indonesia (BI) mencatat utang luar negeri pemerintah, termasuk Bank Sentral, dan sektor swasta per September kembali mencatatkan kenaikan. Utang luar negeri Indonesia naik USD2,388 miliar alias Rp26,268 triliun jika mengacu kurs Rp11.000 per USD. Melansir data yang diterbitkan BI, Kamis (21/11/2013), utang luar negeri Indonesia pada periode September mencapai USD259,867 miliar atau Rp2.858 triliun dari posisi Agustus sebesar USD257,479 miliar atau Rp2.832 triliun. Utang tersebut, didominasi oleh pinjaman dari sektor swasta, yang mengalami kenaikan USD1,246 miliar atau Rp13,706 triliun. Adapun utang swasta per September mencapai USD136,655 miliar atau Rp1.503,20 triliun dari periode Agustus sebesar Rp1.489,49 triliun. Pinjaman luar negeri sektor swasta, terdiri dari pinjaman dari perbankan yang mengalami penurunan sebesar USD386 juta dari USD22,790 miliar atau Rp250,69 triliun menjadi USD22,404 miliar atau Rp246,44 triliun. Sementara utang luar negeri yang berasal dari pemerintah pada September ini mencapai USD123,212 miliar atau Rp1.355,33 triliun, naik USD1,142 miliar atau Rp12,56 triliun dari posisi Agustus sebesar Rp122,070 miliar