Tag : harga

Isu Kenaikan Harga BBM Ancam Pasar Keuangan

Isu Kenaikan Harga BBM Ancam Pasar Keuangan

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan tidak akan menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi pada masa pemerintahannya. Namun, Presiden terpilih Joko Widodo dan pasangannyaJusuf Kalla menginginkan harga BBM mengalami kenaikan di masa pemerintahan SBY agar tidak ada beban fiskal bagi pemerintahan mendatang. Melihat permasalahan ini, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai kesimpangsiuran pemberitaan naiknya harga BBM subsidi atau tidak, akan membuat efek negatif di pasar keuangan pasalnya menimbulkan ekspektasi berkepanjangan terkait inflasi. Kita lihat nanti, kalau nggak segera dinaikkan, ekspektasi inflasi akan berkepanjangan. Berita soal kenaikan BBM ini menggantung ke mana-mana, itu mendorong bisnis tidak produktif," ungkap Kepala Departemen Penelitian dan Pengaturan Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Gandjar Mustika di kantornya, Jakarta. Menurut Gandjar, hal ini dapat dilihat dari permasalahan tahun lalu yang cukup lama menentukan kenaikan harga BBM bersubsidi sehingga berimbas barang-barang sudah naik harganya. Untuk itu, OJK lanjut Gandjar pemerintah dapat menaikkan harga BBM bersubsidi agar tidak mengganggu sektor pasar keuangan. "Mudah-mudahan tahun
MH17 Jatuh, Saham Malaysia Airlines Rontok

MH17 Jatuh, Saham Malaysia Airlines Rontok

Sudah jatuh tertimpa tangga. Di tengah upaya memulihkan kondisi perusahaan akibat dampak hilangnya pesawat MH370, kini, Malaysia Airline System BHd (MAS) harus memikul dampak buruk baru. Tragedi pesawat MH17 yang ditembak saat terbang melewati wilayah udara di atas Ukraina Timur membuat saham MAS kembali rontok.  harga saham MAS di Kuala Lumpur Stock Exchange (KLSE) telah rontok 13 persen menjadi 19,5 sen. Kejatuhan ini membuat total penurunan harga saham MAS sepanjang tahun ini telah mencapai 37 persen. Seperti diberitakan, pesawat MAS dengan nomor penerbangan MH17 ditembak jatuh di wilayah Ukraina Timur ketika terbang dari Amsterdam ke Kuala Lumpur. Pemerintah Ukrania menuduh militan pro Rusia yang menembak MH17.  
Dekati Lebaran, Harga Sayuran Makin Mahal

Dekati Lebaran, Harga Sayuran Makin Mahal

Harga sejumlah kebutuhan pokok masih tinggi di Pasar Kebayoran Lama Jakarta. Salah satunya bawang merah yang hingga kini masih dijual dengan harga Rp 24 ribu per kilogram (kg). Bawang merah tinggi, modalnya saja sudah Rp 20 ribu per kg," kata Sadiyah. Sadiyah mengatakan, kebutuhan pokok yang masih terpantau tinggi terjadi pada brokoli dan kembang kol. Brokoli masih mahal Rp 20 ribu per kg dan kembang kol Rp 15 ribu per kg," ungkapnya. Pedagang lainnya, Imam (45) menuturkan, selain bawang merah harga komoditas yang masih tinggi terjadi pada tomat dan daun seledri. Pedagang yang memasok dagangan dari Pasar Induk Kramat Jati ini menerangkan, harga tomat saat ini mencapai Rp 10 ribu per kg. Sementara daun seledri mencapai Rp 28 ribu per kg. Biasa, mau lebaran memang makin mahal semua," jelas dia.    
Harga Bawang Merah Terus Merangkak Naik

Harga Bawang Merah Terus Merangkak Naik

Harga kebutuhan pokok dan sayur mayur terus menunjukan kenaikan di pasar tradisional. Yang paling terasa pada komoditas bawang merah. Supartini (58), pedagang yang biasa menggelar dagangan di Pasar Kebayoran Lama mengatakan harga bawang merah dijual Rp 26 ribu per kilogram (kg), naik Rp 2.000 menjadi Rp 28 ribu per kg. Memang, puasa ini lagi mahal semua. Bawang merah Rp 28 ribu per kg. Supartini menjelaskan, tak hanya bawang merah, harga kebutuhan pokok seperti bawang putih dan wortel pun juga terhitung tinggi. Sekarang bawang putih sampai Rp 20 ribu per kg, kalau wortel Rp 10 ribu per kg," lanjut dia. Hal senada juga diungkapkan Murtini (33). Dia mengatakan tingginya harga bawang merah memang cukup memberatkan. Kini dia menjual bawang seharga Rp 26 ribu sampai Rp 27 ribu per kg. "Naik semua," kata dia. Pedagang lain Imam (45), mengungkapkan penurunan harga hanya terlihat pada tomat. "Tomat sebelumnya Rp 12 ribu, sekarang Rp 10 ribu per kg hari