Tag : industri

Pembangunan Ekonomi Akan Di Topang Oleh Keuangan Syariah

Pembangunan Ekonomi Akan Di Topang Oleh Keuangan Syariah

Industri keuangan syariah masih akan dikembangkan untuk bisa menopang perekonomian secara global. Terutama untuk pembangunan. Industri keuangan syariah memiliki peranan penting untuk mengembangkan ekonomi nasional. Oleh sebab itu BI (Bank Indonesia) akan terus mendorong industri keuangan syariah untuk bisa mengembangkan sektor perekonomian. Saat ini pembiayaan keuangan syariah masih sangt minim. Oleh sebab itu pemerintah dan otoritas jasa keuangan terus beupaya untuk meningkatkan pembiyaan ekonomi untuk bank berbasis syariah. Seiring meningkatnya perekonomian global di harapkan mampu meningkatkan juga sektor perbankan syariah. Di Indonesia industri keuangan syariah masih terus di kembangkan dengan banyak nya mengadakan sosialisasi. Keungan syariah memberikan peranan penting untuk memajukan perekonomian indonesia. oleh sebab itu pemerintah masih gencar mempromosikan keuangan syariah di lapisan masyarakat.    
Program Sejuta Rumah Akan Dibantu Investor Jepang

Program Sejuta Rumah Akan Dibantu Investor Jepang

Indonesia Telah lama menjalin kerjasama dengan pemerintah jepang. Kerjasama yang di jalin meliputi berbagai sektor. Investor jepang kali ini ingin berinvestasi di Sektor Property indonesia. setelah adanya wacana pemerintah yang akan mengembangkan program sejuta rumah untuk masyarakat indonesia. Investor jepang menyatakan minatnya untuk berinvestasi dalam program ini dan mendukung program ini untuk bisa merealisasikan satu juta rumah per tahun. Hal ini di sambut baik oleh BKPM, Saat ini sudah ada group perusahaan besar asal jepang yang sudah merencanakan investasi properti dan pembangunan di indonesia. yang masih menjadi fokus pemerintah adalah, masih mencari kawasan perumahan yang masuk kedalam kawasan industri, hal ini bertujan untuk tenaga kerja tenant kawasan Industri, dengan menggunakan standar kualitas dan teknologi Jepang. Investor jepang sudah merencankan anggaran yang akan di keluarkan, pada periode pertama akan menggelontorkan dana sekitar Rp.2 Triliun untuk di daerah Jawa barat di Kawasan Industri. Saat ini Pemerintah Indonesia sedang mematangkan kembali wacana investor jepang yang
Industri Rumahan Banyak Serap Tenaga Kerja

Industri Rumahan Banyak Serap Tenaga Kerja

Pada 2012 Industri Kecil dan Menengah (IKM) di Yogyakarta telah berhasil mencatat produksi sebesar Rp241 miliar. Diperkirakan, IKM akan lebih bergeliat pada 2014 ini. Dimana kontribusi terbesar dari Kabupaten Sleman yang mencapai Rp79 miliar dengan 215 unit usaha dan 1.918 tenaga kerja," kata Direktur Jenderal Industri Kecil dan Menengah (IKM) Kementerian Perindustrian, Euis Saedah di Kantor Kementerian Perindustrian, Jakarta. Sementara itu, jenis IKM yang tersebar di Kabupaten Sleman meliputi industri hasil pertanian, hasil perkebunan serta industri batik yang menjadi produk unggulan Slemn dan menjadi salah satu penyokong ekspor untuk Yogyakarta. Menurut Euis, batik Sleman bisa dijadikan komoditas yang menguntungkan, mengingat kualitas dan motifnya sangat unik karena memang hanya ada satu motif yang khas dari batik. Yaitu motif batik Parijotho yang merupakan tumbuhan ciri khas lereng Merapi dan hanya ada di lereng Merapi dengan warna dasar alam dan motif salak yang keduanya menjadi ikon batik Sleman," paparnya.
Kelebihan Pasokan Cabai Diupayakan Bisa Diserap Industri Domestik

Kelebihan Pasokan Cabai Diupayakan Bisa Diserap Industri Domestik

Menteri Perdagangan Muhamad Lutfi optimistis melimpahnya cabai segar saat panen raya, tidak akan lagi menjadi bumerang bagi petani, karena bisa diserap industri dalam negeri. Hal itu bisa terjadi asalkan ada komitmen dari pemerintah untuk mengembangkan industri pengolahan cabai, sebagaimana yang terjadi pada industri kakao. Pemerintah waktu itu menurunkan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) industri kakao. Itu (pengurangan PPN) mesti ada. Karena dengan begitu, diproses, dikeringkan, ada ongkos, ada diesel dan lainnya. Begitu dibikin komersial itu kena PPN. Dengan kena PPN semua orang langsung mengkeret, enggak mau. Ini mesti dijembatani. Apa kita pernah melakukan ini? Pernah, dulu kakao,” jelas Lutfi, ditemui di Kantor Kementerian Perdagangan. Lutfi menuturkan, pengalaman yang terjadi di kakao, dengan diturunkannya PPN industri pengolahan kakao, kapasitas produksinya berlipat. Selama 5 tahun, kapasitas industri pengolahan kakao melesat dari 135.000 ton menjadi 1 juta ton per tahun. Dia menambahkan, terus berjuang agar tumbuh industri pengolahan cabai. Saya sudah memberikan isu ini digulirkan secara informal kepada