Tag : koreksi

Teori Candlestick Engulfing saat Berdagang Forex

Teori Candlestick Engulfing saat Berdagang Forex

Mungkin sebagian trader akan mempertanyakan, mengapa nilai saham bisa ditampikan baik sebagai garis atau candlestick pada perdagangan menggunakan Platform Binomo? Mengpa perlu Candlestick saat grafik garis menampilkan dinamika pergerakan harga? Faktanya adalah, Candlestick sudah digunakan lebih dari 50 tahun oleh para anlis di bursa sebagai metode yang paling ampuh untuk melakukan analisa pergerakan harga. Dan hal tersebut sudah diyakini sebagai indikator terbaik  dan paling akurat dalam melihat nilai arah yang bergerak. Strategi ini bekerja tepatnya pada pola harga candlestick dan ini disebut "candlestick engulfing Candlestick engulfing - sinyal terkuat dari analisis teknis Candlestick Engulfing, sangat tergantung dari arah pergerakan atau biasa dikenal dengan Bullish atau Bearish. Yang merupakan bagian dari Candlestick pada grafik saham sehingga dari gerakan candlestick berikutnya dapat mencakup rentang keseluruhan Apa Nilai Suatu Sinyal untuk trader Dalam pola Bearish dan Bullish Engulfing, nilai saham hampir semua akan memulai pergerakan ke arah Candlestick. Dan strategi ini akan dimulai pada tren teknis kelanjutan
Indikator Entry On a Pullback dalam Perdagangan

Indikator Entry On a Pullback dalam Perdagangan

Saat anda sedang membuka platform dagang dan sadar bahwa tren sedang menanjak, jangn terburu buru untuk langsung memulai transaksi. Trader bisa memanfaatkan beberapa metode teknis penilaian harga, trader bisa untuk menjalin transakski dengan harga terbaik sambil mengurangi resiko kerugian hingga 50%. Apa itu koreksi Harga Koreksi harga merupakan penurunan harga yang ke arah berlawanan karena cenderung tidak mengikuti pergerakan tren harga. Serta juga kemunduran koreksi yang terjadi pada grafik harga  dan di bursa akibat terpengaruh dari pelaku pasar. Penurunan harga seperti gambar di atas merupakan penurunan dari tren utama. Hal tersebut menunjukan bahwa titik penurunan sudah maksimal. Sehingga trader harus melakukan transaksi pada tingkat harga yang mungkin kembali pada waktu dekat atau bisa mempertahankan posisi. Indikator untuk mengidentifikasi koreksi harga Indikator yang paling efektif untuk menentukan koreksi harga adalah Bollinger Bands. Indikator teknis ini merupakan yang menentukan nilai rata rata harga dalam kurun waktu tertentu dan juga deviasi maksimal untuk harga rata rata. Bollinger Bands
Rupiah Kian Dekati Level Rp12.400/USD

Rupiah Kian Dekati Level Rp12.400/USD

Pelemahan yang terjadi pada nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) semakin besar. Rupiah kini mendekati level Rp12.400 per USD.  Rupiah pada perdagangan non-delivery forward (NDF) melemah 90 poin atau 0,74 persen menjadi Rp12.389 per USD. Rupiah ditutup bergerak di kisaran Rp12.321-Rp12.390 per USD. Sementara Bank Indonesia (BI) dalam Kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) mencatat nilai tengah Rupiah ada di Rp12.352 per USD. BI mencatat Rupiah bergerak dalam kisaran Rp12.290-Rp12.414 per USD. Apabila tren penguatan dolar AS berlanjut, terbuka peluang bagi Rupiah untuk menjangkau lagi level terendah 2008 di Rp12.600," demikian seperti dilansir dari riset Monex. Salah satu faktor yang bisa menghambat koreksi lebih lanjut sejauh ini hanyalah fase penurunan harga minyak dunia. Sebagai net importer, Indonesia akan sangat terbantu oleh koreksi harga minyak di pasar internasional. Semakin murah harga minyak, semakin ciut pula beban defisit akibat pembayaran biaya impor migas dari luar negeri. Nilai tukar Rupiah sekarang terpantau di