Tag : laju

Laju Dollar AS Masih Dalam Bayang Bayang Geopolitik

Laju Dollar AS Masih Dalam Bayang Bayang Geopolitik

Pergerakan mata uang rupiah masih terlihat bergerak datar dan cenderung melemah. Melihat data dari Bloomberg, dipasar spot, mata uang garuda masih berada di kisaran Rp 13.323 perdollar As dan bergerak cenderung melemah 0.02% dari posisi sebelumnya di angka Rp 13.320 per dollar As. masih adanya ketidakpastian geopolitik membuat aset kategori safe haven seperti Dollar AS masih menjadi incaran para pelaku pasar. Aset yang masuk dalam kategori safe haven memperlihatkan kinerja yang positif di tengah masih tingginya kekhawatiran pelaku pasar. Selain itu harga minyak mentah dunia yang berada di zona merah ikut mempengaruhi laju rupiah dan dollar AS. harga minyak jenis WTI Crude melemah 0,48 % menjadi US$ 49,56 per barel, dan Brent Crude turun 0,88 % menjadi US$ 51,83 per barel. Masih adanya teknanan jual dipasar saham serta meningginya permintaan dollar AS ikut menekan laju Rupiah. Selain itu, Presiden AS, Donald Trump mengeluarkan kebijakan yang dianggap kontroversial sehingga ikut mempengaruhi pergerakan dollar
Akhir Pekan, Rupiah Harus Kembali Melemah

Akhir Pekan, Rupiah Harus Kembali Melemah

Laju mata uang indonesia terhadap Dolar AS pada perdagangan hari ini harus kembali melemah. Pada sebelumnya laju rupiah sempat di tutup positif. namun pada perdagangan menjelang akhir pekan ini, rupiah di buka anjlok, pelemahan ini karena dolar as terlihat kembali menguat terhadap yen dan juga euro. Pasca rilis data ekonomi di amerika yang positif, dolar as terpantau mengalami penguatan terhdap sejumlah mata uang unggulan lainnya. hingga siang ini, nilai tukar rupiah terhadap dolar as terlihat melemah sekitar 0,06% menjadi 13.112 per dollar AS. sebelumnya, nilai tukar rupiah ditutup di level 13.103 per dollar AS. Di lihat dari data Jakarta Interbank Spot Dollar Rate, Rupiah sempat di buka pada level Rp 13.120/usd. Torehan angka ini merupakan angka yang negatif jika di bandingkan dengan level penutupan kemarin yaitu di level Rp13.113/USD. Hingga saat ini, laju rupiah masih di kisaran Rp13.106-Rp13.125/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah memburuk dibanding penutupan sebelumnya di level Rp13.103/USD. Pelemahan ini akibat,
Rupiah Berhasil Unggul Terhadap Dolar

Rupiah Berhasil Unggul Terhadap Dolar

Sebelumnya ,laju nilai tukar rupiah terhadap dolar sempat melemah. Namun pada hari ini, nilai tukar rupiah terhadap dolar sudah membaik. Rupiah berhasil unggul terhadap dolar AS. Namun laju rupiah masih mendapatkan sentimen negatif pasalnya, akan ada rencana pemangkasan anggaran dan juga realisasi Tax Amnesty. Sejak pembukaan pagi tadi, rupiah dibuka pada 13.110 per dolar AS, menguat jika dibandingkan dengan penutupan perdagangan sebelumnya yang ada di angka 13.127 per dolar AS. Hingga siang ini, nilai tukar rupiah terhadap dolar masih berada di kisaran 13.079 per dolar AS hingga 13.124 per dolar AS. Dengan capaian ini, Rupiah berhasil mencatatkan kenaikan sebesar 4.99%. penguatan rupiah ini memanfaatkan momentum melemah nya dolar as, hari ini dolar as mengalami pelemahan karena the fed berencanan untuk tidak menaikan suku bunga acuan,sehingga berimbas terhadap laju dolar as yang melemah terhadp sejumlah mata uang unggulan. Ada isu the fed tidak akan menaikan suku bunga acuan karena pertumbuhan ekonomi global masih
Laju Rupiah Masih Ditekan Kenaikan Suku Bunga As

Laju Rupiah Masih Ditekan Kenaikan Suku Bunga As

Nilai Tukar Rupiah saat ini masih belum mengalami perubahan. Nilai tukar rupiah anjlok hampir 5 hari berturut turut. Setelah imbas dari Yen jepang yang naik. Kali ini laju rupiah kembali mendapatkan tekanan dari Kenaikan suku bunga As. Kenaikan suku bunga ini membuat rupiah kembali tertekan oleh dolar As. Rupiah masih enggan bergerak dan masih berada di Rp.13.500 per dolar AS Masih minimnya sentimen positif membuat rupiah masih sulit untuk bergerak. Selain itu adanya kenaikan suku bunga As membuat terjadinya keluarnya dana asing di indonesia untuk pindah ke amerika. Sehingga dengan begitu laju Dolar As sudah tidak bisa terbendung dan mengungguli mata uang lainnya termasuk rupiah. Saat ini BI terus melakukan kebijakan moneter yang bisa membantu rupiah agar bisa bergerak masuk kedalam zona aman. Rupiah saat ini masih melemah 9,5 poin atau 0,07 persen ke Rp13.574 per USD. Rupiah cendrung tidak mengalami pergerakan namun cendrung akan melemah ke tahap lebih lanjut.