Tag : misalnya

Jelang Pemilu, SBY Larang Menteri Ganti Dirut BUMN & Pejabat Eselon

Jelang Pemilu, SBY Larang Menteri Ganti Dirut BUMN & Pejabat Eselon

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta kepada menterinya untuk tidak melakukan pergantian pejabat setingkat eselon I atau II di semua kementerian menjelang pemilihan presiden 9 Juli 2014.    Semua menteri dan anggota kabinet untuk tidak melakukan penggantian pejabat utama pemerintah dan usaha negara. Misalnya, eselon I kementerian dan dirut BUMN," kata SBY saat membuka Sidang Kabinet Paripurna di Kantor Kepresidenan. Namun jika ada pejabat di satu kementerian yang terpaksa dicopot, sebaiknya menteri itu memberi tahu kepada SBY dengan memberikan alasan yang tepat. Jika terpaksa, silakan laporkan kepada saya. Misalnya yang bersangkutan memasuki masa pensiun atau ada masalah lain yang serius. Tapi, jangan main copot dan main ganti. Karena timing-nya tidak tepat,"terang SBY. Alasan SBY melarang menteri untuk mengganti pejabat karena dalam waktu dekat masa pemerintahannya akan berakhir. Karena hakikatnya sekarang kita ada dalam masa transisi, 4,5 bulan itu tidak lama, masa bakti kita akan berakhir. Masa bakit pemerintahan baru akan dimulai. Sehingga ketika dan logikanya
Akusisi BTN-Mandiri Tidak Cocok

Akusisi BTN-Mandiri Tidak Cocok

Pengamat Perbankan Deni Daruri menilai, akuisisi Bank Tabungan Negara (BTN) oleh Bank Mandiri tidak cocok. Menurutnya,  penggabungan dua bank harus memperhitungkan nilai ekonomis serta mempertimbangkan kesamaan sifat bisnisnya. Tujuannya (akusisi) katanya adalah untuk menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), syaratnya size-nya besar dan modalnya kuat, survival rate-nya (tingkat bertahan hidup). Bank Mandiri dan BTN tidak cocok, nanti survival rate-nya akan rendah," ujar Deni dalam sebuah diskusi di Jakarta. Deni memperhitungkan, bila BTN dicaplok Bank Mandiri maka survival rate BTN akan sekitar 35 persen. Sementara itu, apabila misalnya BNI (Bank Negara Indonesia) yang mencaplok maka survival rate BTN akan sekitar 20 persen dan bila dicaplok BRI (Bank Rakyat Indonesia) akan sekitar 20 persen. Kalau mau dipaksakan, jangan sama Bank Mandiri. Kalau BTN tetap sendiri, maka survival rate-nya 78 persen," ujarnya. Selain itu, sebutnya, dalam penggabungan tersebut pun tidak bisa sembarangan.  "Dalam suatu akusisi ada syaratnya. Bagaimana dalam akuisisi itu sifat dan karakter serta perilakunya sama atau
Waspadai Kandungan Minyak Dalam Nasi Goreng

Waspadai Kandungan Minyak Dalam Nasi Goreng

Nasi goreng adalah menu andalan banyak orang. Makanan ini biasa dinikmati saat sarapan atau makan malam karena rasanya yang sedap dan gurih. Sayangnya, kandungan minyak di dalam nasi goreng termasuk tinggi sehingga konsumsi secara berlebihan dapat menyebabkan kelebihan asupan kalori. Dokter spesialis gizi klinik Inge Permadhi mengatakan, sering kali orang tidak menyadari tambahan minyak dalam makanan yang dikonsumsi. Padahal, makanan berminyak termasuk nasi goreng bisa mengandung kalori dua kali lipat daripada makanan yang sama dengan cara memasak yang berbeda. Misalnya kerupuk, bahan dasarnya hanya mengandung 10 kalori, namun ketika kerupuk digoreng, minyak akan melekat dan menambah kalori sebanyak 9 kalori. Sehingga totalnya adalah 19 kalori, hampir dua kali lipatnya," ujar Inge dalam sebuah talkshow "Kampanye Sehat Nestle Indonesia: Zona Sehat Nestle" di Jakarta. Menurut Inge, kandungan minyak pada nasi goreng termasuk tinggi karena dimasak menggunakan minyak goreng atau mentega. Jika dipanaskan, kedua bahan tersebut akan berubah menjadi lemak jenuh yang dapat meningkatkan risiko