Tag : pendapatan

Jenis Investasi Reksadana Untuk Pemula

Jenis Investasi Reksadana Untuk Pemula

Saat ini investasi sedang sangat populer di masyarakat indonesia. Salah satunya adalah investasi reksadana. Investasi reksadana saat ini sedang berkembang karena sangat mudah dan lebih menguntungkan. Reksadana sendiri merupakan kumpulan dana yang dikelola untuk dibelikan saham, obligasi (surat hutang) atau instrument keuangan lainnya. Untuk pemula sendiri jika ingin bermain dalam reksadana ada baiknya melihat jenis instrumen investasi yang terdapat dalam reksadana. Berikut adalah jenis instrumen investasi dalam reksadana Kenali jenis investasi reksadana Investasi Reksadana Pendapatan Tetap Reksadana ini merupakan salah satu jenis instrumen reksadana. Sistem kerja investasi ini akan menginvestasikan uang ke dalam obligasi dan sisa dari uang tersebut bisa di investasikan kembali ke saham atau investasi pasar uang lainnya. Investasi Reksadana Pasar uang Investasi reksadana pasar uang merupakan salah satu instrumen investasi pasar uang seperti. Obligasi jangka pendenk/panjang dan deposito. Reksa Dana ini relatif lebih aman dari pada Reksa Dana lainnya namun potensi keuntungannya hanya sedikit diatas deposito. Investasi Reksadana Saham Investasi ini merupakan instrumen investasi yang
Apple Jadi Raja Perusahaan Terbesar di Amerika

Apple Jadi Raja Perusahaan Terbesar di Amerika

Apple kembali merajai daftar perusahaan terbesar di Amerika Serikat (AS). Pada awal tahun ini, produsen gadget ini telah mengantongi laba kuartalan terbesar di AS. Nilai kapitalisasi pasar Apple sebesar USD698 miliar. Walau begitu, perusahaan ini hanya mendapat peringkat 33 dalam daftar perusahaan terbesar AS pada 2009. Tapi, siapa sangka peringkat Apple terpuruk pada 2009? Banyak alasan untuk itu. Karena saat itu salah satu produk teranyarnya, iPad masih rumor, Apple iPod Nano baru memiliki video kamera dan iPhone 3G baru saja dirilis. Bahkan, saham Apple anjlok 8 persen saat penjualan iPhone tidak memenuhi ekspektasi. Tapi Wall Street akhirnya mengakui Apple sebagai perusahaan kakap setelah mencatatkan pendapatan sebesar USD53 miliar pada akhir tahun ini. Demikian dilansir dari CNN, Jumat (7/8/2015). Pada periode tiga bulan terakhir di 2014, Apple mencatatkan pendapatan terbesar secara kuartalan, yakni USD18 miliar. Alhasil, dengan pendapatan sekira USD53 miliar, laba bersihnya diproyeksi menembus USD10,4 miliar. Pada kuartal I-2015, Apple menjual 61 juta unit iPhone. Dan pada kuartal
MNC Catat Laba Bersih Rp1,69 Triliun

MNC Catat Laba Bersih Rp1,69 Triliun

PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) mencatatkan laba bersih sebesar Rp1,69 triliun pada tahun 2013. Laba ini naik sebesar 2 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2012 sebesar Rp1,66 triliun. MNC mencatat pendapatan yang kuat dari dua kelompok usaha inti perseroan, yakni terdiri dari tiga nasional FTA TV dan bisnis konten. Pada tahun 2013, total pendapatan meningkat sebesar 4 persen menjadi Rp6,52 triliun dari Rp6,27 triliun pada tahun 2012. Dari iklan, perseroan mengantongi pendapatan Rp5,7 triliun, naik dari sebelumnya yang sebesar Rp5,35 triliun. Sementara dari bisnis konten, perseroan mencatatkan pendapatan Rp265,55 miliar, naik dari sebelumnya Rp197,5 miliar. Selanjutnya, laba kotor perseroan mengalami kenaikan menjadi Rp3,67 triliun dari sebelumnya Rp3,4 triliun. Demikian terungkap dalam laporan keuangan yang dipublikasikan perseroan di Jakarta, Selasa (1/4/2014). Ebitda inti meningkat 15 persen pada tahun 2013 menjadi Rp2,72 triliun dari Rp2,38 triliun. Marjin Ebitda inti meningkat sebesar 400 basis poin menjadi 42 persen dari 38 persen pada tahun 2012. Jumlah aset
Publik RI Mulai Tak Percaya Diri Pendapatannya Bakal Membaik .

Publik RI Mulai Tak Percaya Diri Pendapatannya Bakal Membaik .

Tingkat kepercayaan diri konsumen Indonesia terhadap ekspektasi pendapatan yang lebih baik perlahan mulai tergerus. Meski berada di posisi ketiga dunia, tingkat optimisme publik Indonesia mulai berkurang. Hasil survei Credit Suisse memperlihatkan tingkat kepercayaan diri konsumen Indonesia terkait kondisi keuangan untuk enam bulan mendatang berada pada tingkat 38%. Walaupun persentase tersebut cukup untuk menempatkan Indonesia di peringkat ketiga dalam survei ini, namun jumlah tersebut menunjukkan penurunan sekitar 2% dibandingkan dengan hasil tahun lalu,” kata Ella Nusantoro, Direktur, Equity Research Analyst, Credit Suisse dalam keterangan tertulisnya. Credit Suisse mencatat sekitar 44% dari konsumen di Indonesia berharap pendapatan rumah tangganya akan meningkat dalam 12 bulan ke depan. Masyarakat Indonesia diketahui masih memiliki pengeluaran yang lebih besar untuk makanan dibandingkan dengan negara ekonomi berkembang lainnya atau sekitar 35% dari total anggaran rumah tangga. Inflasi harga bahan pangan pada tahun 2013 lebih tinggi daripada tahun 2012, hal ini terutama karena adanya penghapusan subsidi bahan bakar minyak pada bulan Juni 2013. Secara