Tag : pergerakan

Teori Candlestick Engulfing saat Berdagang Forex

Teori Candlestick Engulfing saat Berdagang Forex

Mungkin sebagian trader akan mempertanyakan, mengapa nilai saham bisa ditampikan baik sebagai garis atau candlestick pada perdagangan menggunakan Platform Binomo? Mengpa perlu Candlestick saat grafik garis menampilkan dinamika pergerakan harga? Faktanya adalah, Candlestick sudah digunakan lebih dari 50 tahun oleh para anlis di bursa sebagai metode yang paling ampuh untuk melakukan analisa pergerakan harga. Dan hal tersebut sudah diyakini sebagai indikator terbaik  dan paling akurat dalam melihat nilai arah yang bergerak. Strategi ini bekerja tepatnya pada pola harga candlestick dan ini disebut "candlestick engulfing Candlestick engulfing - sinyal terkuat dari analisis teknis Candlestick Engulfing, sangat tergantung dari arah pergerakan atau biasa dikenal dengan Bullish atau Bearish. Yang merupakan bagian dari Candlestick pada grafik saham sehingga dari gerakan candlestick berikutnya dapat mencakup rentang keseluruhan Apa Nilai Suatu Sinyal untuk trader Dalam pola Bearish dan Bullish Engulfing, nilai saham hampir semua akan memulai pergerakan ke arah Candlestick. Dan strategi ini akan dimulai pada tren teknis kelanjutan
Siasat Trading dengan Menggunakan Kalender Ekonomi

Siasat Trading dengan Menggunakan Kalender Ekonomi

Trading Dengan Mengacu Pada Berita di Binary Option Trading berdasarkan berita memiliki potensi keuntungan yang besar, cara trading ini merupakan salah satu strategi transaksi yang sangat sesiderhana. Jika seorang trader pemula yang baru bergabung dengan Binary Option dan tidak tahu strategi apa yang harus digunakan, maka trading dengan berdasarkan berita pilihan adalah cara terbaik, selain itu trading dengan sistem ini juga sangat mudah dan menguntungkan. Trading Menggunakan Berita Yang menjadi strategi transaksi menggunakan berita adalah trader melakukan transaksi saat harga akan bergerak naik dengan probabilitas lebih dari 80%. Bagaimana kita bisa yakin dengan pergerakan harga tersebut?? Sinyal transaksi menggunakan berita mengacu pada kalender ekonomi berdasarkan pasar keuangan yang digunakan oleh para peserta dalam perdagangan Valuta. Kalender Ekonomi akan mencangkup, waktu dan hari yang sudah ditentukan, laporan ekonomi yang dikeluarkan oleh Bank Sentral dan instansi pemerintah terkait lainnya di seluruh dunia. Sehingga menjadi faktor utama terjadinya pergerakan harga dan menjadi acuan dalam permintaan pasar keuangan. Transaksi
Diversifikasi Resiko dalam Trading

Diversifikasi Resiko dalam Trading

bagi seorang trader tentu sudah bisa memahami bahwa sistem perdagangan setiap waktunya akan mengalami perbedaan. Dan itu menjadi kendala bagi trader untuk masuk pasar. Sebab tidak bisa merubah dinamika pergerakan harga yang terjadi akibat pelaku pasar. Lalu bagaimana cara mendapatkan keuntungan. Salah satunya adalah dengan Diversifikasi Resiko kerugian untuk mendapatkan keuntungan dari sisi lain. Apa diversifikasi risiko? Diverivikasi Resiko merupakan aksi pedagang yang menciptakan keadaan menguntungkan karena adanya kemungkinan kerugian sehingga perdagangan diganti dengan keuntungan pada tambahan lain. Dan berikut ini merupakan contoh mengubah sistem perdagangan pada saluran. Jika anda memasang pasangan mata uang AUD-CAD. Pasca penerbitan berita ekonomi, pasangan mata uang tersebut lalu meninggalkan saluran dan mulai bergerak intensif ke atas. Dan anda bisa memulai transaksi pada harga pulih dari batas saluran sehingga transaksi anda akan ditutup dengan keuntungan. Namun dalam menerapkan startegi ini trader memerlukan beberapa waktu. Selama anda tidak mengetahui berapa banyak transaksi akan ditutup pada kerugian. Kini coba bayangkan, saat anda
Rupiah Menguat ke Rp12.082/USD

Rupiah Menguat ke Rp12.082/USD

Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pagi ini terpantau menguat jika dibandingkan dengan perdagangan kemarin. rupiah pagi ini diperdagangkan di level Rp12.082 per USD. Setelah sebelumnya ditutup di posisi Rp12.139 per USD. Sementara, rupiah bertengger di level Rp12.078 per USD, setelah sebelumnya ditutup pada posisi Rp12.137 per USD. Adapun untuk range pergerakan rupiah selama lima hari ini bergerak di posisi Rp12.025-Rp12.125 per USD. Rupiah bahkan sempat menyentuh level tertingginya di Rp12.170 per USD dan level terendahnya di Rp12.068 per USD. Sedangkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR), pergerakan mata uang Garuda ini berada di level Rp12.165 per USD.