Tag : pernah

Masakan Indonesia berpotensi mendunia

Masakan Indonesia berpotensi mendunia

INDONESIA memiliki keragaman masakan dari wilayah barat hingga bagian timur. George Calombaris, salah satu juri MasterChef Australia pun menyebut masakan Indonesia punya potensi untuk bisa mendunia. Hal ini dikatakannya bukan tanpa alasan. George sendiri pernah mencicipi aneka masakan Indonesia dan dia mengakui bahwa masakan Indonesia memang punya potensi untuk mendunia. "Masakan Indonesia itu luar biasa. Kaya rasa, rempah, tekstur dan bumbunya unik," kata George di Jakarta. Seperti halnya tomyum asal Thailand yang sudah sangat populer di dunia, lanjut George, masakan Indonesia sebenarnya juga punya potensi yang sama. George mengatakan, agar masakan Indonesia bisa mendunia ternyata soal cita rasa saja belum cukup. Perlu beberapa aspek lain seperti tampilan dan penyajian agar lebih mudah disukai banyak orang. "Masakan harus ditampilkan dengan gaya modern dan dipromosikan juga agar mudah disukai banyak orang. Makanan Indonesia itu sangat unik dan punya potensi," pungkasnya.
Kelebihan Pasokan Cabai Diupayakan Bisa Diserap Industri Domestik

Kelebihan Pasokan Cabai Diupayakan Bisa Diserap Industri Domestik

Menteri Perdagangan Muhamad Lutfi optimistis melimpahnya cabai segar saat panen raya, tidak akan lagi menjadi bumerang bagi petani, karena bisa diserap industri dalam negeri. Hal itu bisa terjadi asalkan ada komitmen dari pemerintah untuk mengembangkan industri pengolahan cabai, sebagaimana yang terjadi pada industri kakao. Pemerintah waktu itu menurunkan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) industri kakao. Itu (pengurangan PPN) mesti ada. Karena dengan begitu, diproses, dikeringkan, ada ongkos, ada diesel dan lainnya. Begitu dibikin komersial itu kena PPN. Dengan kena PPN semua orang langsung mengkeret, enggak mau. Ini mesti dijembatani. Apa kita pernah melakukan ini? Pernah, dulu kakao,” jelas Lutfi, ditemui di Kantor Kementerian Perdagangan. Lutfi menuturkan, pengalaman yang terjadi di kakao, dengan diturunkannya PPN industri pengolahan kakao, kapasitas produksinya berlipat. Selama 5 tahun, kapasitas industri pengolahan kakao melesat dari 135.000 ton menjadi 1 juta ton per tahun. Dia menambahkan, terus berjuang agar tumbuh industri pengolahan cabai. Saya sudah memberikan isu ini digulirkan secara informal kepada
SBY: Batik Dijual Rp2 Juta Siang Hari, Malam Rp12 Juta

SBY: Batik Dijual Rp2 Juta Siang Hari, Malam Rp12 Juta

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengatakan pelaku UKM harus dapat memperhatikan harga jual sebuah produk yang dijualnya. Hal ini diminta agar para pelaku UKM dapat menjual produknya dengan baik. Pasalnya, dirinya pernah membeli cinderamata yang berasal dari luar negeri namun kualitas barangnya lebih baik dibandingkan dengan produk Indonesia ternyata tidak benar. Sembilan tahun yang lalu ketika saya keluar negeri rajin membeli cinderamata. Waktu itu rasanya buatan luar negeri bagus dan kita tidak. Tapi waktu berjalan, produk kerajinan Indonesia jauh lebih baik dibandingkan negara manapun," kata SBY saat acara INACRAFT 2014 di JCC, Senayan, SBY mengungkapkan, pelaku UKM agar dapat terus meningkatkan produk-produknya dengan harga jual yang baik. Di mana, menjual dengan harga yang tidak murah dan juga tidak terlalu mahal. Sebab, jika menjual dengan harga yang tidak menentu dapat membuat para pembeli berpaling untuk tidak membelinya. Saya pernah ke daerah di mana pagi harga batik harganya Rp2 juta, namun malam hari jadi
Mendag Lutfi Kaget Ada Uang Dolar Singapura Pecahan 10.000

Mendag Lutfi Kaget Ada Uang Dolar Singapura Pecahan 10.000

Penggunaan mata uang dolar Singapura (SGD) pecahan besar hingga SGD 10.000 terkait kasus korupsi kini menjadi perbincangan hangat. Namun Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mengaku dirinya tidak pernah melihat mata uang tersebut. Apa dolar Singapura 10.000? Nggak pernah lihat," ungkap Lutfi saat ditanya tentang mata uang tersebut saat ditemui di Gedung Kementerian Perdagangan Jalan Ridwan Rais. Ia juga mengaku tidak pernah memegang bahkan mempunyai mata uang tersebut. "Nggak. Nggak pernah lihat," cetusnya sambil menggelengkan kepala. Seperti diketahui mata uang SGD pecahan 10.000 ini mulai mencuat dan menjadi bahan kajian khusus Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) setelah ditemukan di beberapa kasus suap dan korupsi pejabat belakangan. PPATK menyebut uang spesial SGD 10.000 kian diburu para pelaku suap dan koruptor dari Indonesia. Satu lembar uang pecahan SGD 10.000 setara dengan segepok uang Rp 97 juta.