Tag : sby

Jelang Pemilu, SBY Larang Menteri Ganti Dirut BUMN & Pejabat Eselon

Jelang Pemilu, SBY Larang Menteri Ganti Dirut BUMN & Pejabat Eselon

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta kepada menterinya untuk tidak melakukan pergantian pejabat setingkat eselon I atau II di semua kementerian menjelang pemilihan presiden 9 Juli 2014.    Semua menteri dan anggota kabinet untuk tidak melakukan penggantian pejabat utama pemerintah dan usaha negara. Misalnya, eselon I kementerian dan dirut BUMN," kata SBY saat membuka Sidang Kabinet Paripurna di Kantor Kepresidenan. Namun jika ada pejabat di satu kementerian yang terpaksa dicopot, sebaiknya menteri itu memberi tahu kepada SBY dengan memberikan alasan yang tepat. Jika terpaksa, silakan laporkan kepada saya. Misalnya yang bersangkutan memasuki masa pensiun atau ada masalah lain yang serius. Tapi, jangan main copot dan main ganti. Karena timing-nya tidak tepat,"terang SBY. Alasan SBY melarang menteri untuk mengganti pejabat karena dalam waktu dekat masa pemerintahannya akan berakhir. Karena hakikatnya sekarang kita ada dalam masa transisi, 4,5 bulan itu tidak lama, masa bakti kita akan berakhir. Masa bakit pemerintahan baru akan dimulai. Sehingga ketika dan logikanya
Ini yang Paling Rajin Beri Utang ke Pemerintah RI

Ini yang Paling Rajin Beri Utang ke Pemerintah RI

Pemerintah melalui Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menetapkan pembatasan pinjaman luar negeri yang membebani APBN/APBD. Jumlah utang luar negeri pemerintah Indonesia terus menurun, dan digantikan dalam bentuk surat utang (obligasi). Dari data Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan yang dikutip, Rabu (21/5/2014), total utang pemerintah Indonesia hingga April 2014 mencapai Rp 2.440 triliun dengan rasio 24,8% terhadap PDB. Dari jumlah tersebut, Rp 673,74 triliun merupakan utang luar negeri yang didapat dari beberapa negara dan juga lembaga-lembaga multilateral. Jumlah utang luar negeri ini meningkat dibanding akhir 2013 yang sebesar Rp 668,9 triliun. Tahun ini pemerintah masih akan mencari utang untuk menutup defisit anggaran, pemerintah akan menarik utang baru yang mayoritas dari penjualan surat utang atau obligasi.          
SBY Bangga Ekonomi RI Lampaui Australia, Arab & Korea

SBY Bangga Ekonomi RI Lampaui Australia, Arab & Korea

World Bank menempatkan Indonesia pada 10 ekonomi besar dunia berdasarkan dari Gross Domestic Product (GDP) dan purchasing power parity (PPP/tingkat daya beli). Kabar ini, diterima oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dari Menteri Keuangan (Menkeu) M Chatib Basri. Oleh karena itu, SBY pun mengucapkan rasa syukurnya. Dalam akun twitter pribadinya itu, Presiden SBY menyampaikan, dari ukuran GDP (PPP), Indonesia menempati peringkat 10 dengan share 2,3  persen dari total GDP Dunia. “Ini melampaui banyak negara besar,” kata SBY dalam akun twitter pribadinya @SBYudhoyono, seperti dilansir dari Setkab. Adapun 10 Ekonomi Besar Dunia tersebut adalah Amerika Serikat (AS), Republik Rakyat Tiongkok (RRT), India, Jepang, Jerman, Rusia, Brasil, Prancis, Inggris dan Indonesia. Sementara urutan 11-20 Ekonomi Besar Dunia adalah Italia, Mexico, Spanyol, Korea, Kanada, Saudi Arabia, Turki, Iran, Australia, dan Taiwan. Jangan Sia-Siakan Karenanya, Presiden SBY mengajak segenap lapisan masyarakat untuk tidak menyia-nyiakannya. "Dengan bekerja lebih keras lagi, bangsa ini harus sungguh bersatu agar makin maju,” tulis SBY dalam
SBY: Batik Dijual Rp2 Juta Siang Hari, Malam Rp12 Juta

SBY: Batik Dijual Rp2 Juta Siang Hari, Malam Rp12 Juta

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengatakan pelaku UKM harus dapat memperhatikan harga jual sebuah produk yang dijualnya. Hal ini diminta agar para pelaku UKM dapat menjual produknya dengan baik. Pasalnya, dirinya pernah membeli cinderamata yang berasal dari luar negeri namun kualitas barangnya lebih baik dibandingkan dengan produk Indonesia ternyata tidak benar. Sembilan tahun yang lalu ketika saya keluar negeri rajin membeli cinderamata. Waktu itu rasanya buatan luar negeri bagus dan kita tidak. Tapi waktu berjalan, produk kerajinan Indonesia jauh lebih baik dibandingkan negara manapun," kata SBY saat acara INACRAFT 2014 di JCC, Senayan, SBY mengungkapkan, pelaku UKM agar dapat terus meningkatkan produk-produknya dengan harga jual yang baik. Di mana, menjual dengan harga yang tidak murah dan juga tidak terlalu mahal. Sebab, jika menjual dengan harga yang tidak menentu dapat membuat para pembeli berpaling untuk tidak membelinya. Saya pernah ke daerah di mana pagi harga batik harganya Rp2 juta, namun malam hari jadi