Tag : uang

Rupiah Menguat Pasca-putusan MK

Rupiah Menguat Pasca-putusan MK

Pada transaksi pagi ini, Jumat (22/8/2014), nilai tukar mata uang rupiah perkasa ke level tertinggi dalam tiga pekan terakhir. Data Bloomberg menunjukkan, pada pukul 09.38 WIB, rupiah menguat 0,2 persen menjadi Rp 11.662 per dollar AS. Bahkan, pada transaksi sebelumnya, mata uang Garuda ini sempat bertengger di level Rp 11.643 per dollar AS yang merupakan level paling perkasa sejak 1 Agustus lalu. Sementara itu, nilai tukar rupiah di pasar non-deliverable forwards (NDF) untuk pengantaran satu bulan ke depan menguat 0,2 persen menjadi Rp 11.715 atau melemah 0,5 persen dibanding nilai tukar rupiah di pasar spot. Analis mengatakan, penguatan rupiah terjadi setelah Mahkamah Konstitusi (MK) menolak seluruh gugatan Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa. Itu artinya, pasangan Joko Widodo dan Jusuf Kalla merupakan pemenang dalam Pemilu Presiden 9 Juli lalu. Hasil keputusan MK yang menegaskan kemenangan Jokowi-JK menghilangkan ketidakpastian besar saat ini. Selain itu, saat ini pelaku pasar juga tengah menunggu pernyataan Janet Yellen (pimpinan The
Dolar AS Melemah, Seiring Serangan Ukraina pada Rusia

Dolar AS Melemah, Seiring Serangan Ukraina pada Rusia

Yen Jepang dan Swiss franc menguat karena permintaan aset safe haven meningkat, setelah pasukan Ukraina menyerang dan menghancurkan iring-iringan mobil lapis baja milik Rusia. Mata uang emerging market seperti Rusia anjlok, setelah sebuah laporan mengatakan Ukraina telah melakukan provokasi. Dolar Amerika Serikat (AS) menyentuh level terendah dua pekan, setelah sebuah laporan menunjukkan bahwa manufaktur di wilayah New York turun lebih dari perkiraan. Dolar-yen bereaksi terhadap headline Ukraina, dan menunjukkan risiko geopolitik belum benar-benar tenang sampai sekarang," kata ekonom senior di Nomura Securities International Inc, Charles St-Arnaudi . Perbuatan salah satu dari mereka akan menciptakan volatilitas, tergantung bagaimana isu itu akan berkembang. Kita masih harus menunggu Rusia, untuk melihat apa yang terjadi," tambah dia. Yen Jepang menguat 0,1 persen menjadi 102,36 per USD. Namun, mata uang Jepang ini turun 0,2 persen menjadi 137,16 terhadap euro. Sementara Euro naik 0,3 persen ke USD1,3401 per euro setelah sempat merosot ke USD1,3333 per euro pada 6 Agustus, terendah
Ada Tanda Tangan Menkeu di Uang NKRI, Ini Alasannya

Ada Tanda Tangan Menkeu di Uang NKRI, Ini Alasannya

Pada tanggal 17 Agustus 2014 mendatang, Bank Indonesia (BI) bersama Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan meluncurkan uang Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Uang kertas pecahan Rp 100.000 ini akan ditandatangani Gubernur BI dan Menteri Keuangan (Menkeu). Menkeu M Chatib Basri mengatakan, penerbitan uang NKRI pada dasarnya dimaksudkan agar masyarakat lebih paham tentang arti uang demi kesatuan Indonesia. Ini terlihat dari tanda tangan Menkeu dalam uang tersebut. Dalam uang yang beredar saat ini, selain Gubernur BI, terdapat tanda tangan Deputi Gubernur BI. Kalau yang ini uang kita karena BI independen. Dia diterbitkan oleh BI, tapi bukan negara. Sekarang ini negara, makanya kita sebut uang NKRI. Pemerintah diwakili oleh Menkeu, BI oleh Gubernur BI. Ini walaupun kesannya seperti simbol tapi ini adalah uang negara dengan begitu maka kita itu kita punya kedaulatan," jelas Chatib di Gedung BI. Sebelumnya, Deputi Gubernur BI Ronald Waas menyatakan bank sentral telah mengirimkan uang NKRI ke seluruh Kantor Perwakilan Wilayah Dalam
Dolar AS Kalah Saing dengan Yen Jepang karena Rusia

Dolar AS Kalah Saing dengan Yen Jepang karena Rusia

Yen Jepang mampu meraih keuntungan terhadap sebagian besar mata uang utama. Yen menguat seiring meningkatnya ketegangan antara Rusia dan negara-negara Barat terkait konflik di Ukraina. Mata uang Negeri Sakura ini sempat melonjak terhadap dolar Amerika Serikat (AS) di tengah spekulasi dari "fat-finger" atau penguatan kebetulan. Euro jatuh ke level terendah sejak November, menjelang keputusan Bank Sentral Eropa dan konferensi pers oleh Presiden Mario Draghi. Mengingat masih ada ketidakpastian yang signifikan sekitar Ukraina dan tentu saja di Gaza juga, maka sentimen positif untuk yen bisa berlanjut," kata analis pasar di Wellington Bank of New Zealand Ltd, Kymberly Martin. Downtrend tampaknya cukup besar, mengingat pernyataan Draghi tidak mungkin hawkish atau sensitif terkait pelemahan data di wilayah umum mata uang," tambah dia. Yen sedikit berubah pada 102,04 per USD setelah menguat kemarin sebanyak 0,8 persen, terbesar sejak April 8 secara intraday. Yen diperdagangkan sedikit menguat dari 136,60 per euro dari 136,64 per euro. Sedangkan dolar AS berada