Tag : uang

BI Berharap Uang Elektronik Lebih Populer.

BI Berharap Uang Elektronik Lebih Populer.

Pertumbuhan uang tunai yang semakin banyak, membuat pemerintah harus mengambil tindakan untuk mengampanyekan penerapan less cash society. Dengan demikian, maka pertumbuhan uang tunai dapat dikurangi. Direktur Eksekutif Departemen Pengelolaan uang Bank Indonesia (BI), Lambok A Siahaan, mengatakan dia berharap uang elektronik dapat menggantikan uang cash sebagai substitusi dari pemakaian. Yang mampu menggantikan uang cash ya memang uang elektronik. Saya berharap uang elektronik dapat menggantikan substitusi dari pemakaian uang cash," terang Lambok saat ditemui di acara penukaran uang yang berlangsung di Monumen Nasional (Monas), Jakarta. Dia berharap uang elektronik dapat semakin luas digunakan dengan adanya kampanye less cash socity. "Less cash socity ini kan sudah banyak dikampanyekan, nah diharapkan dengan ini semakin luas digunakan maka pertumbuhan uang cash packing tidak melambat," jelasnya. Seperti diketahui less cash society adalah penggunaan satu alat untuk melakukan berbagai transaksi. Melalui internet mobile banking, transaksi bisa dilakukan melalui telepon seluler dengan GPRS.
Sentimen Global Bayangi Rupiah

Sentimen Global Bayangi Rupiah

Nilai tukar rupiah diproyeksikan bergerak tertekan atas dollar AS di akhir pekan ini. Sentimen global memperkuat posisi dollar AS. Walaupun tidak mengubah suku bunga acuan dan memperkenalkan instrumen baru, Bank Sentral Eropa (ECB) tetap optimistis inflasi akan naik karena stimulus moneter. ECB juga mengatakan kemungkinan strategi cetak uang masih terbuka di masa depan. Ditambah dengan faktor tingkat pengangguran AS yang terpangkas hingga 6,1 persen dini hari tadi, dollar index menguat tajam hingga 80,21 sementara yield US Treasury 10 tahun naik hingga 2,64 persen. Tren penguatan dollar AS diperkirakan bertahan di pasar Asia hari ini. Retail PMI Zona Eropa ditunggu sore ini,  pasar AS akan tutup karena libur hari kemerdekaan.  Kemarin rupiah kembali melemah walaupun hanya tipis bersama dengan beberapa mata uang di Asia. Menurut riset Samuel Sekuritas Indonesia penguatan dollar AS akibat memburuknya data Zona Eropa serta membaiknya data AS masih akan mendorong pelemahan rupiah hari ini walaupun hilangnya risiko harga minyak bisa sedikit
Singapura Hentikan Penerbitan Uang Pecahan 10.000 Dollar

Singapura Hentikan Penerbitan Uang Pecahan 10.000 Dollar

Otoritas Moneter Singapura (MAS) mengumumkan rencana penghentian penerbitan uang kertas pecahan 10.000 dollar Singapura pada 1 Oktober 2014 mendatang. Deputy Managing Director MAS Ong Chong Tee mengatakan perkembangan dan semakin majunya sistem pembayaran elektronik yang aman telah mengurangi kebutuhan transaksi berbasis uang tunai pecahan besar. Selain itu, Ong menambahkan, keputusan menghentikan penerbitan uang kertas ini adalah upaya menghentikan "ketidaknyamanan." "Peredaran uang kertas 10.000 dollar Singapura yang ada saat ini tetap legal, termasuk seluruh uang di bawah Currency Interchangeability Agreement dengan Brunei Darussalam. Ong menjelaskan pihaknya berharap stok uang kertas pecahan 10.000 dollar Singapura secara bertahap akan berkurang. Selain itu, uang yang sudah usang akan dikembalikan kepada MAS dan tidak akan diedarkan lagi.  
Jelang Lebaran, BI Minta Masyarakat Waspada Uang Palsu

Jelang Lebaran, BI Minta Masyarakat Waspada Uang Palsu

Bank Indonesia (BI) meminta masyarakat mewaspadai peredaran uang palsu pada bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri. Sebab, pada periode tersebut permintaan uang tunai cenderung meningkat. Menurut Direktur Eksekutif Departemen Pengelolaan Uang BI Lambok Antonius Siahaan, kedua momentum tersebut ditambah pula dengan periode hari libur sekolah, sehingga peredaran uang meningkat. Ada kenaikan peredaran uang, utamanya ada gaji ke-13 (PNS dan anggota TNI serta Polri), liburan anak sekolah, libur Lebaran, dan Ramadhan. Ini menyebabkan pertambahan uang beredar dan memungkinkan beredarnya uang palsu," kata Lambok di Jakarta. Lebih lanjut, Lambok menjelaskan, berdasarkan data bank sentral, dari jumlah 1 juta lembar uang tunai, sebanyak 4 lembar merupakan uang palsu. Sehingga, pihaknya mengimbau agar masyarakat senantiasa berhati-hati dalam bertransaksi dengan menggunakan uang tunai. Adapun pecahan uang yang paling banyak dipalsukan adalah yang sering ditarik masyarakat melalui mesin ATM, yakni pecahan Rp 50.000 dan Rp 100.000. Masyarakat hati-hati, jangan lengah, harus mengecek ciri-ciri (uang asli). Dilihat, diraba, diterawang. Masyarakat