Tag : wilayah

Ada Tanda Tangan Menkeu di Uang NKRI, Ini Alasannya

Ada Tanda Tangan Menkeu di Uang NKRI, Ini Alasannya

Pada tanggal 17 Agustus 2014 mendatang, Bank Indonesia (BI) bersama Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan meluncurkan uang Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Uang kertas pecahan Rp 100.000 ini akan ditandatangani Gubernur BI dan Menteri Keuangan (Menkeu). Menkeu M Chatib Basri mengatakan, penerbitan uang NKRI pada dasarnya dimaksudkan agar masyarakat lebih paham tentang arti uang demi kesatuan Indonesia. Ini terlihat dari tanda tangan Menkeu dalam uang tersebut. Dalam uang yang beredar saat ini, selain Gubernur BI, terdapat tanda tangan Deputi Gubernur BI. Kalau yang ini uang kita karena BI independen. Dia diterbitkan oleh BI, tapi bukan negara. Sekarang ini negara, makanya kita sebut uang NKRI. Pemerintah diwakili oleh Menkeu, BI oleh Gubernur BI. Ini walaupun kesannya seperti simbol tapi ini adalah uang negara dengan begitu maka kita itu kita punya kedaulatan," jelas Chatib di Gedung BI. Sebelumnya, Deputi Gubernur BI Ronald Waas menyatakan bank sentral telah mengirimkan uang NKRI ke seluruh Kantor Perwakilan Wilayah Dalam
MH17 Jatuh, Saham Malaysia Airlines Rontok

MH17 Jatuh, Saham Malaysia Airlines Rontok

Sudah jatuh tertimpa tangga. Di tengah upaya memulihkan kondisi perusahaan akibat dampak hilangnya pesawat MH370, kini, Malaysia Airline System BHd (MAS) harus memikul dampak buruk baru. Tragedi pesawat MH17 yang ditembak saat terbang melewati wilayah udara di atas Ukraina Timur membuat saham MAS kembali rontok.  harga saham MAS di Kuala Lumpur Stock Exchange (KLSE) telah rontok 13 persen menjadi 19,5 sen. Kejatuhan ini membuat total penurunan harga saham MAS sepanjang tahun ini telah mencapai 37 persen. Seperti diberitakan, pesawat MAS dengan nomor penerbangan MH17 ditembak jatuh di wilayah Ukraina Timur ketika terbang dari Amsterdam ke Kuala Lumpur. Pemerintah Ukrania menuduh militan pro Rusia yang menembak MH17.  
9 Panggung Hiburan Tersebar di Jakarta Night Festival

9 Panggung Hiburan Tersebar di Jakarta Night Festival

Pemprov DKI Jakarta menggelar sebanyak sembilan panggung dalam acara puncak HUT DKI Jakarta ke-487 tahun, atau pada Jakarta Night Festival 2014. Ketua Panitia Harian HUT DKI ke-487, Bambang Sugiyono mengatakan, Jakarta Night Festival atau Malam Muda-Mudi akan diselenggarakan pada 21 Juni 2014, mulai pukul 19.00-23.00 WIB. Panggungnya tersebar di sisi kanan dan kiri, mulai dari Bunderan Hotel Indonesia sampai Silang Barat Monas," kata Bambang . Berbagai jenis musik akan menyemarakkan panggung hiburan itu, mulai dari dangdut, keroncong, reggae, jazz, rock, campur sari, hingga pop akustik. Di panggung utama, yang terletak di Bunderan Hotel Indonesia, tampil sejumlah oleh artis ibu kota, seperti kelompok musik Wali dan Mulan Jameelah. Penyelenggara dan sponsor dari panggung hiburan itu adalah BUMD DKI, seperti Bank DKI, PT Pembangunan Jaya Ancol, PT Jakarta Propertindo, dan lainnya. Sementara para Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di enam wilayah Jakarta akan menyelenggarakan acara di masing-masing wilayah mereka. Mereka sudah menggelar acara sendiri di wilayah
Jabodetabek Calon Megapolitan Terbesar ke-2 di Dunia

Jabodetabek Calon Megapolitan Terbesar ke-2 di Dunia

Konsep megapolitan untuk wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) memang belum resmi sebagai sebuah wilayah. Namun faktanya, kelima wilayah tersebut sudah terkoneksi sebagai satu kesatuan wilayah yang saling terkait dan mendukung. Wakil Ketua Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Hermanto Dardak yang juga wakil menteri pekerjaan umum, mengatakan dalam pemeringkatan geografi skala global, Jabodetabek sudah disebut-sebut sebagai megapolitan, bahkan masuk dua besar dunia. "Jabodetabek disebut sebagai megapolitan terbesar kedua di dunia dengan 30 juta penduduk," kata Hermanto kepada detikFinance, Rabu (19/2/2014) Hermanto mengatakan, megapolitan terbesar saat ini masih dinobatkan kepada Tokyo dan Yokohama, dengan jumlah penduduk hingga 37 juta jiwa. Peringkat ketiganya yaitu Shanghai dan New York, yang mencapai 20 juta jiwa. "Maka pentingnya merencanakan pembangunan megapolitan Jabodetabek. Kita harus memacu subway antara lain infrastruktur, karena akan membuat kemacetan parah kalau kita telat membangun," katanya. Hermanto mengatakan banyak definisi untuk menggambarkan kepadatan penduduk di Jabodetabek. Dahulu Jakarta disebut-sebut sebagai metropolitan kini sudah bergeser menjadi megapolitan. "Definisi