Artikel

Pembangunan Ekonomi Akan Di Topang Oleh Keuangan Syariah

Pembangunan Ekonomi Akan Di Topang Oleh Keuangan Syariah

Industri keuangan syariah masih akan dikembangkan untuk bisa menopang perekonomian secara global. Terutama untuk pembangunan. Industri keuangan syariah memiliki peranan penting untuk mengembangkan ekonomi nasional. Oleh sebab itu BI (Bank Indonesia) akan terus mendorong industri keuangan syariah untuk bisa mengembangkan sektor perekonomian. Saat ini pembiayaan keuangan syariah masih sangt minim. Oleh sebab itu pemerintah dan otoritas jasa keuangan terus beupaya untuk meningkatkan pembiyaan ekonomi untuk bank berbasis syariah. Seiring meningkatnya perekonomian global di harapkan mampu meningkatkan juga sektor perbankan syariah. Di Indonesia industri keuangan syariah masih terus di kembangkan dengan banyak nya mengadakan sosialisasi. Keungan syariah memberikan peranan penting untuk memajukan perekonomian indonesia. oleh sebab itu pemerintah masih gencar mempromosikan keuangan syariah di lapisan masyarakat.    
Laju Rupiah Masih Tertekan Beberapa Mata Uang

Laju Rupiah Masih Tertekan Beberapa Mata Uang

Pada perdagangan akhir pekan ini, laju rupiah masih tertekan beberapa mata uang di Asia seperti Yen Jepang. Rupiah masih diprediksi masih akan terus mengalami pelemahan. Hal tersebut merupakan imbas dari BOJ yang melakukan perpanjangan stimulus, selian itu para investor di bursa asia cendrung menjauhi beberapa mata uang di Asia yang terkena imbas dari Yen Jepang. Saat ini sektor pasar global masih bergantung terhadap harga minyak mentah dunia yang mengalami kenaikan, sehingga dengan begini mampu menekan laju dolar As untuk beberapa mata uang lainnya. namun tidak terlalu mempengaruhi terhadap Mata uang indoensia. Pelemahan Rupiah saat ini masih di picu oleh yen jepang. Yen jepang melemah akibat para pelaku pasar mewaspadai keputusan BOJ yang akan melakukan perpanjangan stimulus bulan depan untuk membantu meningkatkan perekonomian Jepang.
Program Sejuta Rumah Akan Dibantu Investor Jepang

Program Sejuta Rumah Akan Dibantu Investor Jepang

Indonesia Telah lama menjalin kerjasama dengan pemerintah jepang. Kerjasama yang di jalin meliputi berbagai sektor. Investor jepang kali ini ingin berinvestasi di Sektor Property indonesia. setelah adanya wacana pemerintah yang akan mengembangkan program sejuta rumah untuk masyarakat indonesia. Investor jepang menyatakan minatnya untuk berinvestasi dalam program ini dan mendukung program ini untuk bisa merealisasikan satu juta rumah per tahun. Hal ini di sambut baik oleh BKPM, Saat ini sudah ada group perusahaan besar asal jepang yang sudah merencanakan investasi properti dan pembangunan di indonesia. yang masih menjadi fokus pemerintah adalah, masih mencari kawasan perumahan yang masuk kedalam kawasan industri, hal ini bertujan untuk tenaga kerja tenant kawasan Industri, dengan menggunakan standar kualitas dan teknologi Jepang. Investor jepang sudah merencankan anggaran yang akan di keluarkan, pada periode pertama akan menggelontorkan dana sekitar Rp.2 Triliun untuk di daerah Jawa barat di Kawasan Industri. Saat ini Pemerintah Indonesia sedang mematangkan kembali wacana investor jepang yang
Rupiah Bangkit, Saat Harga Minyak Dunia Naik

Rupiah Bangkit, Saat Harga Minyak Dunia Naik

Saat ini laju rupiah masih stabil namun cendrung mengalami pelemahan, akibat tidak adanya sentimen fundamental positif yang mampu mendongkrak rupiah. Nilai tukar rupiah untuk dolar masih dalam sentimen negatif, karena masih minimnya sentimen global. Saat ini yang menjadi acuan adalah, adanya penguatan harga minyak dunia yang secara perlahan membebani laju Dolar As, sehingga dengan begini Rupiah memiliki peluang untuk naik memasuki zona aman. Pada sebelumnya, harga minyak yang anjlok sangat menekan laju rupiah. Rupiah akan terbantu menguat saat, Mentri keuangan jepang akan melakukan intervensi terhadap yen jepang sehingga mampu menekan laju Dolar As untuk Sesi Asia, sehingga memperkokoh laju yen di zona positifnya. Saat ini indeks nilai tukar rupiah melemah, rupiah berada di level Rp13.333 per dolar AS. Pada sebelumnya berada di level Rp13.284 per dolar AS.