Content Post By : April, 18 2013

Informasi Apva Money Changer

APVA Minta BI Samakan Pandangan Soal Valas

Asosiasi Pedagang Valuta Asing (APVA) menolak pemberlakuan Surat Edaran Bank Indonesia (SEBI) dengan Nomor 15/3/DPM yang mengatur pembelian valuta asing oleh pedagang valuta asing atau money changer kepada bank. Aturan itu dinilai berpotensi mematikan bisnis money changer yang menjadi anggota APVA. Ketua Umum Asosiasi Pedagang Valuta Asing Indonesia Muhamad Idrus, menilai secara implisit SEBI tersebut menggambarkan bahwa BI menganggap seluruh money changer sebagai pelaku utama spekulasi di pasar valas sekaligus menjadi penyebab tidak stabilnya nilai tukar rupiah. “APVA Indonesia dengan tegas menolak anggapan ini. Anggota APVA adalah para pedagang valuta asing berizin yang berjumlah lebih dari 900 dan tersebar di seluruh Indonesia. Mereka itu bukan spekulan dan tidak mendukung aktivitas spekulasi terhadap rupiah," tegas di di Jakarta, Selasa (30/4). Bahkan APVA Indonesia, tegas Idrus, justru mencanangkan gerakan cinta rupiah dan mengapresiasi diterapkannya Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang terutama Pasal 21 Ayat 1 soal kewajiban penggunaan rupiah sebagai alat pembayaran yang sah