Tag : bumbu

Lezatnya Lotek Kalipah Apo 42, Terkenal Sejak 1953

Lezatnya Lotek Kalipah Apo 42, Terkenal Sejak 1953

SIAPA sangka usaha sajian kuliner sederhana bisa bertahan dalam waktu yang cukup lama. Salah satunya Lotek Kalipah Apo di Bandung yang mulai berjualan sejak 1953. Adalah Mariana Latif, perempuan yang mulai berjualan lotek untuk pertama kalinya ini. Kini usaha lotek ini diurus dan dijalankan oleh generasi ketiga alias cucu dari Mariana Latif, Lidya. "Ini sudah ada dari tahun 1953. Nenek saya yang pertama jualan, lalu diteruskan ibu saya dan sekarang Saya yang tanggung jawab," kata Lidya, pemilik Lotek Kalipah Apo. Seporsi sajian lotek terdiri dari isian berupa sayur-sayuran yang diberi bumbu kacang sebagai sausnya. "Isinya sayuran seperti kangkung, taoge, kol dan nangka muda. Semua diaduk bersama bumbu kacang dan disajikan dengan lontong," jelas Lidya. Benar saja sayuran rebus yang berpadu dengan bumbu kacang terasa lezat. Tekstur bumbu kacangnya terasa creamy dan lembut, rasanya juga pas ada gurih dengan dominasi manis pedas. Jika dilihat sekilas, lotek memang mirip seperti gado-gado. Namun yang membuat berbeda adalah jika gado-gado disiram bumbu kacang maka
Produk Makan RI Kian Digemari Amerika

Produk Makan RI Kian Digemari Amerika

Produk makanan dan minuman Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Indonesia sudah banyak yang masuk pasar Pantai Timur Amerika Serikat (AS), termasuk New York. Produk-produk yang kian banyak menarik perhatian konsumen AS antara lain sambal, kecap, bumbu-bumbu tunggal (vanili, kayu manis, kluwek), dan bumbu-bumbu racikan (bumbu gulai, bumbu nasi goreng, bumbu pecel). Hal ini diungkapkan oleh Wakil Menteri Perdagangan RI Bayu Krisnamurthi saat melakukan kunjungan kerja ke New York, AS, pada 29-31 Maret 2014. Makanan olahan Indonesia itu dilihat pasar AS sebagai "speciality food"  yang menarik karena karakteristik tertentu, seperti originalitas, etnik atau latar belakang budayanya, cara pengolahan yang khas, bahan yang dipakai, dan sifatnya yang eksklusif,”  jelas Wamendag dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Senin (31/3/2014). Menurut Wamendag, pasar  speciality food  di AS mencapai sekitar USD90 miliar. Dari pasar yang besar itu, produk-produk dari Indonesia termasuk subkategori makanan ringan (snack), minuman, saus ( condiment), bumbu, acar, dan olahan buah/sayur. Saat ini di AS, lanjut Wamendag, minat