Tag : layanan

Apotek K24 Sediakan Layanan Transaksi Dari Bank Mandiri

Apotek K24 Sediakan Layanan Transaksi Dari Bank Mandiri

Untuk tetap bisa memberikan pelayanan dan kemudahan untuk masyarakat, Bank Mandiri akan mengeluarkan layanan transaksi di Apotek. Layanan ini di peruntukan untuk mempemudah masyarakat dalam melakukan pembayaran serta untuk bisa mengembangkan jaringan waralaba di apotek K24. dalam proses pembangunan kerja sama ini sudah di sepakati oleh Bank Mandiri dan direktur PT K24. Layanan ini akan memberikan kemudahan untuk masyarakat dalam mendapatkan pelayanan kesehatan termasuk juga untuk bisa mendapatkan obat obatan. Sektor healthcare menjdi sektor utama yang akan di prioritas kan oleh Bank Mandiri. Selain pembiyaan pelayanan kesehatan, layanan ini juga bisa untuk melakukan pembayaran PLN dan ticketing di 353 jaringan Apotek K24. Masyarakat saat ini bisa menggunkan Debit mandiri untuk melakukan transaksi di Apotek K24 masyarakat berkesempatan mendapatkan promo dan potongan harga jika melakukan pembayaran dengan menggunakan Mandiri Fiestapoin
BI: Semua Transaksi Nontunai Harus Gunakan Rupiah

BI: Semua Transaksi Nontunai Harus Gunakan Rupiah

Asisten Deputi Direktur Eksekutif Departemen Sistem Pembayaran Bank Indonesia (BI) Susiati Dewi menyatakan, bank sentral mengatur ketentuan layanan transaksi elektronik. Jika melanggar, izin produk bisa saja dicabut. Susi menyebutkan, ada beberapa ketentuan mengenai transaksi elektronik, khususnya uang elektronik yang diterbitkan bank sentral. Pertama, transaksi non tunai dalam bentuk apapun harus menggunakan mata uang rupiah. Selain itu, jaminan floating fund dari penerbit layanan ada pada bank umum," kata Susi dalam seminar "Peluang dan Tantangan Implementasi Layanan Keuangan Digital di Indonesia. Di samping itu, bank sentral juga menetapkan batasan transaksi dengan menggunakan uang elektronik. Untuk kepemilikan unregistered, seperti misalnya uang elektronik yang lazim dimiliki masyarakat, maksimum nilai transaksi adalah sebesar Rp 1 juta dan registered mencapai maksimum Rp 5 juta. Lebih lanjut, Susi juga menyebut penerbit harus mempertimbangkan pengelolaan risiko operasional. Adapun penggunaan maksimum disebutkannya mencapai Rp 20 juta per bulan. "Penerbit juga harus menerapkan prinsip know your customer dan anti money laundering," jelas Susi. Adapun sanksi
Mobile Banking Paling Banyak Digunakan Masyarakat

Mobile Banking Paling Banyak Digunakan Masyarakat

Kadence International mengumumkan hasil riset mengenai pola preferensi nasabah perbankan terhadap layanan Banking E-Channel. Riset ini dilakukan pada 21 November hingga 11 Desember 2013 dengan melibatkan 453 responden di empat kota besar di Indonesia diantaranya Jakarta, Medan, Makassar, dan Surabaya. Associate Director Quantitative Kadence International Indonesia Fahmi Afandi mengatakan, riset ini dilakukan untuk mengetahui faktor apa saja yang menjadi pertimbangan nasabah dalam memilih layanan perbankan E-Channel, sekaligus mengelompokkan mereka berdasarkan jenis layanan yang digunakan. Fahmi menjelaskan, jumlah pengguna E-Channel di Indonesia terus meningkat dari tahun ke tahun Hal ini juga didorong oleh pertumbuhan jumlah pengguna internet dan smartphone, serta semakin banyaknya bank yang fokus pada fasilitas tersebut. Layanan Banking E-Channel yang kami riset ini terbagi dalam tiga kategori, yaitu internet banking, phone banking dan mobile banking. Internet banking adalah fasilitas layanan yang diberikan kepada nasabah untuk melakukan transaksi perbankan melalui jaringan internet (website bank), yang mempermudah penggunanya untuk melakukan cek saldo, mutasi rekening,