Content Category : Tips & Triks

Makanan yang Sebaiknya Dikonsumsi Ketika Sakit

Makanan yang Sebaiknya Dikonsumsi Ketika Sakit

Ketika tubuh "tumbang" akibat serangan penyakit, beristirahat dan minum obat saja terkadang belum cukup untuk memulihkan kesehatan. Kita juga wajib memperhatikan pola makan. Memang, saat sakit nafsu makan seolah menghilang. Padahal kita juga perlu mengasup makan-makanan bergizi dan menjaga asupan cairan. Makan dalam porsi kecil namun sering dan mendengarkan tubuh untuk mengetahui apakah kita sudah lapar, bisa mempermudah kita untuk makan selama proses penyembuhan. Berikut adalah beberapa jenis makanan yang bisa memberikan ekstra energi dan nutrisi sehingga kita lebih kuat. - Sup Sejak kita kecil ibu pasti membuatkan sup, biasanya sup ayam kampung, ketika kita menderita flu. Penelitian menunjukkan, ayam mengandung asam amino yang disebut cysteine yang membantu menghilangkan lendir di paru-paru dan menjaga saluran napas tetap lembab. Selain itu sup juga akan mencegah dehidrasi dan melawan inflamasi di tenggorokan. - Teh hangat Minuman hangat seperti teh hijau sebaiknya rutin kita konsumsi saat sedang kurang sehat. Kandungan antioksidan yang tinggi dalam teh hijau akan membantu sistem
Makanan yang Bisa Haluskan Kulit

Makanan yang Bisa Haluskan Kulit

Menjaga kulit agar tak keriput tak perlu menghabiskan banyak uang untuk krim mahal, pil, atau perawatan kulit. Yang Anda perlukan hanya resep agar kecantikan kulit tetap terjaga. Berikut lima makanan agar Anda memiliki kulit mulus : 1. Olive oil Faktor utama yang bertanggung jawab terhadap penuaan kulit adalah radiasi ultraviolet. Sebuah penelitian Prancis meneliti 1.264 perempuan dan 1.655 laki-laki dan menunjukkan, asam lemak tak jenuh tunggal dalam minyak zaitun menjadi pelindung dari penuaan parah. Penelitian ini menunjukkan, minyak zaitun dalam makanan meningkatkan kemampuan kulit untuk melawan kerusakan yang disebabkan radiasi UV. 2. Wortel Anda yang ingin menghindari penuaan dini bisa mencoba makanan yang kandungan karotenoidnya tinggi. Senyawa yang bertanggung jawab terhadap pigmen warna kuning, oranye, dan merah ada pada tanaman tertentu. Beberapa karotenoid merupakan beta karoten yang ditemukan dalam wortel dan lycopene dalam tomat. Senyawa ini melindungi kulit dari kerusakan radikal bebas dan mencegah kerusakan sel, penuaan dini, dan kanker kulit. Makanan lain yang tinggi kadar karotenoid meliputi
Obat Ginjal Tetap Sehat & Tubuh Bebas Lemak

Obat Ginjal Tetap Sehat & Tubuh Bebas Lemak

MENTIMUN sudah tidak asing lagi bagi orang-orang di Indonesia. Salah satu asupan bergizi ini banyak mengandung vitamin A dan cairan, sehingga baik untuk kesehatan.    Bahkan, mentimun kini sudah sering juga dikonsumsi dalam bentuk jus di pagi hari dengan beberapa manfaat kesehatan yang ditawarkan. Berikut manfaat minum jus mentimun setiap pagi hari, seperti dilansir Boldsky. Tetap terhidrasi Mentimun berperan hampir sama dengan yang dilakukan air terhadap tubuh, yaitu membantu Anda tetap terhidrasi sepanjang hari. Dalam beberapa kasus, Anda sering kali tidak dapat memenuhi kebutuhan cairan di dalam tubuh, namun dengan mengonsumsi mentimun itu akan membantu tubuh tetap terhidrasi. Mengatasi panas dalam Tubuh yang panas dapat menjadi masalah. Untuk mengatasi tubuh yang panas dari dalam, Anda membutuhkan beberapa jus mentimun. Terlebih Anda sering terkena paparan sinar matahari yang membuat suhu tubuh menjadi panas, minum jus mentimun akan membantu menormalkan suhu tubuh. Detoksifikasi Jus mentimun adalah sumber ideal untuk membuang racun dari dalam tubuh Anda. Selain itu, bila ingin
Pola Makan Vegetarian Bantu Turunkan Tensi

Pola Makan Vegetarian Bantu Turunkan Tensi

Kebiasaan mengonsumsi sayuran dan buah-buahan terbukti banyak manfaatnya bagi kesehatan, salah satunya adalah membantu menurunkan tekanan darah. Riset terbaru para ahli asal Jepang mengindikasikan, pola makan yang didominasi sayur dan buah-buahan (vegetarian) dapat membantu mengendalikan tensi darah. Hasil tinjauan terhadap 7 uji klinis dan 39 penelitian melibatkan 22 ribu responden menyatakan, mereka yang menerapkan diet vegetarian memiliki tensi darah yang jauh lebih rendah dibanding yang menyantap daging. Bila dirata-rata, penurunan tensi dari berbagai penelitian itu berkisar antara 5 hingga 7 milimeter merkuri (mm/Hg) untuk sistolik, dan antara 2 hingga 5 mm/Hg  untuk diastolik. Walau hasil penurunannya tak besar, namun ini cukup untuk mengurangi risiko serangan jantung. Penurunan tekanan diastolik  hingga 5 mm Hg, menurut para ahli, berkaitan dengan penurunan risiko 9 persen kematian akibat jantung koroner dan 14 persen risiko lebih rendah kematian akibat stroke. Peneliti mengatakan, penurunan tekanan ini terlepas dari jenis diet vegetarian yang dilakukan responden. Apakah itu hanya mengonsumsi sayur, kacang, buah