Content Category : Tips & Triks

Lima Cara Memilih Makanan untuk Melawan Kanker

Lima Cara Memilih Makanan untuk Melawan Kanker

Kanker merupakan salah satu penyakit yang sangat banyak penderitanya di Indonesia. Kanker bisa disebabkan oleh pola makan dan hidup yang tidak sehat. Jika sudah terkena kanker, pola makan pun harus tetap dijaga. Better Nutrition Simplified (BNS) memberikan tips memilih makanan yang baik untuk penderita kanker maupun yang ingin mencegah terkena penyakit ini. Berikut lima cara memilih makanan untuk melawan kanker. Hindari makanan dengan pewarna buatan Tubuh yang sehat harus diberikan makanan yang sehat dan bergizi. Hindari makanan dengan pemanis maupun pewarna buatan. Makanan tanpa pewarna buatan dapat mencegah kanker dan memberikan nutrisi yang baik untuk kesehatan tubuh. Pilih makanan organik Pilih makanan seperti buah-buahan dan sayuran lokal untuk mendapatkan nutrisi yang sempurna di setiap gigitannya. Pilih yang organik karena terbebas dari bahan kimia. Makan sayuran dan tempe PIlihlah makanan yang dapat memberikan kekebalan tubuh dan baik untuk pencernaan Anda. Setiap hari, konsumsi lah sayuran organik seperti brokoli, buah-buahan, jahe, dan kunyit. Makanan fermentasi seperti tempe juga baik untuk probiotik. Kurangi makanan manis Kelebihan gula
Agar Bugar Berpuasa, Cukupi Karbohidrat dan Protein

Agar Bugar Berpuasa, Cukupi Karbohidrat dan Protein

Hampir semua orang percaya puasa memiliki dampak yang baik bagi tubuh. Hal ini diperkuat oleh banyak penelitian yang membuktikan fakta serupa. Meski begitu, saat berpuasa asupan kalori jadi terbatas sehingga diperlukan strategi khusus supaya tubuh tetap bugar. Dokter spesialis gizi klinis Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Saptawati Bardosono mengatakan, agar tubuh tetap bugar saat berpuasa tubuh harus mendapatkan asupan zat gizi yang memadai. Zat gizi yang perlu diprioritaskan ternyata adalah karbohidrat dan protein. Penting hukumnya untuk memperhatikan asupan karbohidrat dan protein saat berpuasa," ujarnya dalam talkshow bertajuk "Puasa Sehat dengan Pola Minum Air Putih 2+4+2 bersama Aqua" Asupan karbohidrat dan protein menjadi penting karena tubuh paling kehilangan kedua zat gizi ini saat berpuasa. Jika tidak segera diganti fungsi tubuh bisa terganggu. Berbeda dengan lemak yang kadarnya dalam tubuh tidak begitu banyak berkurang saat berpuasa. Penelitian membuktikan, karbohidrat dan protein kadarnya sangat menurun dengan berpuasa, tetapi tidak dengan lemak," ujarnya. Lemak, lanjut dia, akan lebih lama disimpan
Saus Tomat Atasi Masalah Kesuburan Pria

Saus Tomat Atasi Masalah Kesuburan Pria

BAGI orang Indonesia, saus tomat adalah pelengkap makanan yang sempurna. Bahkan saus tersebut juga bisa menambah rasa selera makan. Tapi tahukah Anda bila saus tomat memiliki manfaat lain bagi kesehatan? Sebuah penelitian yang dipublikasikan awal tahun ini menemukan bahwa saus tomat kaya akan lycopene. Kandungan tersebut dipercaya dapat meningkatkan kesuburan pria. Selain itu, peneliti menemukan bahwa antioksidan yang terkadung dalam tomat dapat meningkatkan jumlah sperma hingga 70 persen. Bahkan, karena kandungan tersebut, tomat juga diyakini bisa meningkatkan kecepatan pergerakkan sperma dan mengurangi jumlahnya yang abnormal. Kendati demikian, ada berbagai manfaat lain dari saus tomat untuk kesehatan. Mengurangi risiko gangguan prostat Menurut sebuah studi di Amerika Serikat tahun 2002 yang melibatkan sekira 47.000 peserta, makan saus tomat dua kali atau lebih dalam seminggu dapat mengurangi risiko pria terkena kanker prostat sebesar 20 persen. Penelitian sebelumnya telah menganjurkan untuk mengonsumsi tomat untuk mengurangi risiko karena mengandung lycopene. Mengurangi kolesterol jahat Pengujian yang dilakukan oleh para ilmuwan dari Finlandia,
Pilihlah Buah dan Sayur Berwarna Gelap

Pilihlah Buah dan Sayur Berwarna Gelap

Buah-buahan merupakan sumber serat, vitamin, dan juga antioksidan. Namun jika Anda ingin mendapatkan lebih banyak antioksidan, lebih baik memilih buah dan sayuran berwarna gelap. Bagi para atlet, buah dan sayuran berwarna gelap juga disarankan karena kandungan antioksidannya sangat baik untuk melawan radikal bebas yang bisa menyebabkan nyeri otot, inflamasi, lemas, dan kematian prematur sel. Radikal bebas merupakan suatu atom molekul atau senyawa yang mengandung satu atau lebih elektron yang tidak berpasangan sehingga sangat reaktif. Radikal bebas dapat terbentuk dalam tubuh saat bernafas sebagai hasil samping proses oksidasi atau pembakaran, olahraga yang berlebihan, ketika terjadi peradangan, terpapar polusi lingkungan seperti dari asap rokok, kendaraan bermotor, radiasi, dan sebagainya. Untuk menghindari efek buruk radikal bebas, mengonsumsi bahan makanan yang berwarna gelap sangat dianjurkan. Berikut adalah beberapa buah dan sayur yang dianjurkan. Buah-buahan: Berrie (blueberri dan blackberry), buah ceri, cranberries, tomat, dan prunes. Sayuran: Brokoli, kol, wortel, ubi ungu, buah bit, dan lobak merah. Sayuran berdaun: Bayam, kacang hitam, lentil,