Tag : potensi

Masakan Indonesia berpotensi mendunia

Masakan Indonesia berpotensi mendunia

INDONESIA memiliki keragaman masakan dari wilayah barat hingga bagian timur. George Calombaris, salah satu juri MasterChef Australia pun menyebut masakan Indonesia punya potensi untuk bisa mendunia. Hal ini dikatakannya bukan tanpa alasan. George sendiri pernah mencicipi aneka masakan Indonesia dan dia mengakui bahwa masakan Indonesia memang punya potensi untuk mendunia. "Masakan Indonesia itu luar biasa. Kaya rasa, rempah, tekstur dan bumbunya unik," kata George di Jakarta. Seperti halnya tomyum asal Thailand yang sudah sangat populer di dunia, lanjut George, masakan Indonesia sebenarnya juga punya potensi yang sama. George mengatakan, agar masakan Indonesia bisa mendunia ternyata soal cita rasa saja belum cukup. Perlu beberapa aspek lain seperti tampilan dan penyajian agar lebih mudah disukai banyak orang. "Masakan harus ditampilkan dengan gaya modern dan dipromosikan juga agar mudah disukai banyak orang. Makanan Indonesia itu sangat unik dan punya potensi," pungkasnya.
Jalan Tol Trans Sumatera Ditunda, Negara Rugi Rp 3 Triliun per Tahun

Jalan Tol Trans Sumatera Ditunda, Negara Rugi Rp 3 Triliun per Tahun

Keterlambatan pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) diproyeksikan bakal merugikan keuangan negara hingga Rp 3 triliun per tahun. Untuk itu, pemerintah didesak untuk segera mewujudkan proyek tersebut sesuai perencanaan. Pengamat ekonomi dan pembangunan Syahrial Loetan mengatakan, penugasan Hutama Karya (HK) menjadi pelaksana proyek tersebut bisa menjadi satu-satunya langkah untuk meminimalisasi potensi kerugian tersebut. Dengan tidak menugaskan HK sekarang, maka proyek JTTS akan tertunda lebih lanjut yang membuatnya rentan terhadap kenaikan biaya konstruksi dan harga tanah yang diestimasi mencapai Rp 3 triliun per tahun,” ujar Syahrial dalam rilisnya . Menurut Syahrial, angka itu mengacu pada terjadinya kenaikan total 10-12 persen atas biaya konstruksi dan pembebasan lahan. Sehingga potensi kerugian negara bakal membengkak jika implementasi proyek itu tertunda-tunda. Padahal, JTTS merupakan proyek yang strategis walapun tidak layal finansial namun secara ekonomi sudah layak. Apalagi, pemerintah tidak mempunyai sumber dana yang cukup untuk sepenuhnya mendanai proyek JTTS. Dari semua BUMN yang 100 persen dimiliki pemerintah dan memenuhi syarat-syarat untuk