Tag : seluruh

Mulai Hari Ini, Masyarakat Bisa Memiliki Uang Bersambung

Mulai Hari Ini, Masyarakat Bisa Memiliki Uang Bersambung

Bank Indonesia (BI) mulai Senin (24/11/2014) menerbikan uang rupiah khusus dalam bentuk uang bersambung atau tidak terpotong (uncut banknotes) pecahan Rp 100.000 tahun emisi 2014. Ada dua jenis uang khusus yang ditawarkan BI, yaitu isi dua lembar dan empat lembar. Masyarakat umum dan para kolektor yang berminat bisa memperoleh uang khusus ini di seluruh Kantor BI. Dalam edaran resmi bertanggal 24 November 2014, BI menyatakan bahwa masyarakat bisa datang langsung ke loket kas kantor BI seluruh Indonesia mulai pukul 09.00 sampai 11.30 waktu setempat. Peminat yang berniat membeli uang khusus wajib mengisi formulir yang telah disediakan dan membayar sejumlah uang. Berikut ini rinciannya. Uncut banknotes untuk lembaran berisi dua lembar dijual dengan harga (setelah pajak) Rp530.000. Sementara, untuk lembaran isi empat lembar dibaderol dengan hra Rp1.060.000 (setelah pajak). Pembayaran harus dilakukan secara tunai dan pembeli wajib membawa identitas diri. Selain itu, BI juga mengingatkan masyarakat yang ingin memiliki uang rupiah khusus untuk bergegas.
Ada Tanda Tangan Menkeu di Uang NKRI, Ini Alasannya

Ada Tanda Tangan Menkeu di Uang NKRI, Ini Alasannya

Pada tanggal 17 Agustus 2014 mendatang, Bank Indonesia (BI) bersama Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan meluncurkan uang Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Uang kertas pecahan Rp 100.000 ini akan ditandatangani Gubernur BI dan Menteri Keuangan (Menkeu). Menkeu M Chatib Basri mengatakan, penerbitan uang NKRI pada dasarnya dimaksudkan agar masyarakat lebih paham tentang arti uang demi kesatuan Indonesia. Ini terlihat dari tanda tangan Menkeu dalam uang tersebut. Dalam uang yang beredar saat ini, selain Gubernur BI, terdapat tanda tangan Deputi Gubernur BI. Kalau yang ini uang kita karena BI independen. Dia diterbitkan oleh BI, tapi bukan negara. Sekarang ini negara, makanya kita sebut uang NKRI. Pemerintah diwakili oleh Menkeu, BI oleh Gubernur BI. Ini walaupun kesannya seperti simbol tapi ini adalah uang negara dengan begitu maka kita itu kita punya kedaulatan," jelas Chatib di Gedung BI. Sebelumnya, Deputi Gubernur BI Ronald Waas menyatakan bank sentral telah mengirimkan uang NKRI ke seluruh Kantor Perwakilan Wilayah Dalam
KTA Polisi Kini Bisa Jadi Kartu ATM

KTA Polisi Kini Bisa Jadi Kartu ATM

Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Bank Mandiri Tbk dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) dalam layanan perbankan terintegrasi melalui Kartu Tanda Anggota (KTA) Polri. Dengan KTA elektronik ini, 420.000 personel Polri tak hanya menggunakannya untuk keperluan kedinasan. Para anggota dapat sekaligus memanfaatkan layanan perbankan yang disediakan Bank Mandiri dan BRI. Hari ini kita launching e-KTA. Ini upaya yang dilakukan Polri dalam menuju clean and good governance. Dengan KTA sebagai identitas perorangan dan alat bayar, gaji dan pendapatan masuk ke bank. Seluruh transaksi di lingkungan Polri akan terlihat di e-KTA," kata Kapolri Jenderal Polisi Sutarman di Mabes Polri. Dengan memanfaatkan teknologi microchip, KTA elektronik Polri dapat pula digunakan sebagai kartu ATM, sehingga para anggota dan PNS Polri dapat dengan mudah melakukan transaksi perbankan dan transaksi pembayaran lainnya. Microchip tersebut juga merupakan "data berjalan" bagi pemegang kartu, sebab berisi tentang Riwayat Hidup Personel Polri (RHPP). KTA elektronik Polri ini akan