Tag : ariston

RUPIAH KAMIS MENGUAT 35 POIN

RUPIAH KAMIS MENGUAT 35 POIN

Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis pagi menguat 35 poin atau 0,23 persen ke posisi Rp15.232 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp15.267 per dolar AS. "Semalam dolar AS terlihat melemah terhadap major currency karena data perumahannya (pending home sales) bulan Agustus, mengalami penurunan 2 persen sehingga pasar berekspektasi ekonomi AS mulai melemah," kata Pengamat Pasar Uang Ariston Tjendra saat dihubungi di Jakarta, Kamis. "Meskipun rupiah terlihat menguat pagi ini, tapi efek dari ekspektasi kenaikan suku bunga acuan AS masih berpotensi menekan rupiah lagi ke depannya," ujar Ariston. Ariston memperkirakan hari ini rupiah akan bergerak di kisaran level Rp15.200 per dolar AS hingga Rp15.300 per dolar AS. sumber : antara 29/02/22
Rupiah Menguat Dipengruhi Sentimen Global

Rupiah Menguat Dipengruhi Sentimen Global

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak menguat pada hari ini. Mengutip Bloomberg, Selasa (15/9/2020), rupiah dibuka di angka 14.805 per dolar AS, menguat jika dibandingkan dengan penutupan perdagangan sebelumnya yang berada di angka 14.880. Pada pukul 10.40 WIB, rupiah berada di 14.860 per dolar AS. Sejak pagi hingga siang hari ini, rupiah bergerak di kisaran 14.805 per dolar AS hingga 14.864 per dolar AS. Jika dihitung dari awal tahun, rupiah melemah 7,17 persen. Sedangkan berdasarkan Kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI), rupiah dipatok di angka 14.870 per dolar AS, menguat jika dibandingkan dengan patokan sebelumnya yang ada di angka 14.974 per dolar AS. "Pasar keuangan masih diliputi sentimen positif dari aksi akuisisi besar perusahaan AS dan dilanjutkannya kembali pengujian vaksin covid Astrazeneca serta penguatan indeks saham AS semalam," kata Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures Ariston Tjendra seperti dikutip dari Antara, Selasa (15/9/2020). Di sisi lain, lanjut Ariston, menjelang pengumuman hasil rapat The Fed
Nilai Tukar Rupiah Masih Akan Tergerus Dolar AS Imbas Kasus Corona Baru

Nilai Tukar Rupiah Masih Akan Tergerus Dolar AS Imbas Kasus Corona Baru

Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra memprediksi pergerakan nilai tukar rupiah pada Rabu (8/7/2020) ini loyo terhadap dolar AS. Menurut pengamatannya, pelemahan ini karena kekhawatiran pasar mengenai peningkatan kasus covid-19 kembali membayangi pergerakan pasar. Pelaku pasar khawatir peningkatan kasus covid ini akan menyebabkan pemulihan ekonomi terganggu. WHO melaporkan kenaikan laju kasus positif covid-19 di bulan Juni yang bisa menyebabkan kenaikan tingkat kematian akibat covid ke depannya. Selain itu, lanjut Ariston, sejumlah pejabat Bank Sentral AS semalam juga mengindikasikan kekhawatiran terhadap pemulihan ekonomi karena covid19. Di sisi lain, tingkat imbal hasil obligasi AS tenor 10 tahun terlihat melemah kembali dari kisaran 0,70 persen ke 0,64 persen yang mengindikasikan tingginya permintaan aset aman dolar AS. "Rupiah bisa tertekan hari ini terhadap dolar AS Rupiah berpotensi bergerak melemah ke arah resisten Rp 14.550, sementara area support di kisaran Rp 14.400," kata Ariston dalam riset hariannya, Rabu (8/7/2020). Berdasarkan data Bloomberg, pergerakan rupiah pada Selasa kemarin (7/7/2020) berada di level Rp 14.440