Tag : usd

Diversifikasi Resiko dalam Trading

Diversifikasi Resiko dalam Trading

bagi seorang trader tentu sudah bisa memahami bahwa sistem perdagangan setiap waktunya akan mengalami perbedaan. Dan itu menjadi kendala bagi trader untuk masuk pasar. Sebab tidak bisa merubah dinamika pergerakan harga yang terjadi akibat pelaku pasar. Lalu bagaimana cara mendapatkan keuntungan. Salah satunya adalah dengan Diversifikasi Resiko kerugian untuk mendapatkan keuntungan dari sisi lain. Apa diversifikasi risiko? Diverivikasi Resiko merupakan aksi pedagang yang menciptakan keadaan menguntungkan karena adanya kemungkinan kerugian sehingga perdagangan diganti dengan keuntungan pada tambahan lain. Dan berikut ini merupakan contoh mengubah sistem perdagangan pada saluran. Jika anda memasang pasangan mata uang AUD-CAD. Pasca penerbitan berita ekonomi, pasangan mata uang tersebut lalu meninggalkan saluran dan mulai bergerak intensif ke atas. Dan anda bisa memulai transaksi pada harga pulih dari batas saluran sehingga transaksi anda akan ditutup dengan keuntungan. Namun dalam menerapkan startegi ini trader memerlukan beberapa waktu. Selama anda tidak mengetahui berapa banyak transaksi akan ditutup pada kerugian. Kini coba bayangkan, saat anda
Akhir Pekan, Rupiah Harus Kembali Melemah

Akhir Pekan, Rupiah Harus Kembali Melemah

Laju mata uang indonesia terhadap Dolar AS pada perdagangan hari ini harus kembali melemah. Pada sebelumnya laju rupiah sempat di tutup positif. namun pada perdagangan menjelang akhir pekan ini, rupiah di buka anjlok, pelemahan ini karena dolar as terlihat kembali menguat terhadap yen dan juga euro. Pasca rilis data ekonomi di amerika yang positif, dolar as terpantau mengalami penguatan terhdap sejumlah mata uang unggulan lainnya. hingga siang ini, nilai tukar rupiah terhadap dolar as terlihat melemah sekitar 0,06% menjadi 13.112 per dollar AS. sebelumnya, nilai tukar rupiah ditutup di level 13.103 per dollar AS. Di lihat dari data Jakarta Interbank Spot Dollar Rate, Rupiah sempat di buka pada level Rp 13.120/usd. Torehan angka ini merupakan angka yang negatif jika di bandingkan dengan level penutupan kemarin yaitu di level Rp13.113/USD. Hingga saat ini, laju rupiah masih di kisaran Rp13.106-Rp13.125/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah memburuk dibanding penutupan sebelumnya di level Rp13.103/USD. Pelemahan ini akibat,
Dollar Melambung

Dollar Melambung

Dolar bergerak menguat terhadap mata uang utama lainnya pada penutupan sesi Jumat, bahkan setelah munculnya laporan yang menunjukkan bahwa nonfarm payrolls AS naik kurang dari yang diharapkan pada bulan lalu. EUR / USD turun sebanyak 0,49% ke 1,0874. Dolar berbalik lebih tinggi terhadap pound, dengan GBP / USD turun 0,21% di 1,5480. Dolar juga lebih tinggi terhadap yen dan franc Swiss, dengan USD / JPY naik 0,20% ke 124,99 dan USD / CHF naik 0,75% ke 0,9878. Indeks dolar AS, suatu ukuran kekuatan greenback terhadap perdagangan dari enam mata uang utama, naik 0,24% dan menetap pada level 98,09. Departemen Tenaga Kerja mengatakan bahwa AS menambahkan 215.000 pekerjaan pada bulan lalu, dimana mengecewakan terhadap ekspektasi untuk peningkatan 223.000. Pada bulan Juni, 231.000 pekerjaan diciptakan. Tingkat pengangguran AS tetap tidak berubah pada 5,3% pada bulan Juli, sesuai dengan perkiraan. Laporan tersebut juga menunjukkan bahwa rata-rata penghasilan per jam AS naik 0,2% bulan lalu, sesuai dengan perkiraan,
Perlu Ada Sentimen Positif yang Mampu Angkat Rupiah

Perlu Ada Sentimen Positif yang Mampu Angkat Rupiah

Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pagi ini dibuka melemah. Namun, Rupiah belum beranjak dari level Rp13.400 per USD. Melansir data Bloomberg, Jumat (31/7/2015), kurs Rupiah pada perdagangan non-delivery forward (NDF), Rupiah tercatat melemah 23,7 poin atau 0,18 persen ke Rp13.482 dibandingkan dengan penutupan sebelumnya di level Rp13.458 per USD. Adapun pergerakan harian Rupiah berada di kisaran Rp13.465-Rp13.497 per USD. Sementara itu, Yahoofinance mencatat Rupiah mengalami pelemahan 35,5 poin atau 0,26 persen ke Rp13.481 per USD dibandingkan dengan penutupan sebelumnya Rp13.461 per USD.