Tag : pekan

Rupiah Terlemah dalam 6 Tahun Terakhir

Rupiah Terlemah dalam 6 Tahun Terakhir

Rupiah membuka pekan ini dengan pelemahan terhadap dollar Amerika Serikat. Mengutip Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor), rupiah berada di level Rp 12.352 per dollar AS. Rupiah melemah 0,45 persen jika dibandingkan dengan posisi akhir pekan lalu yang di level Rp 12.296 per dollar AS. Di pasar spot,rupiah sempat menyentuh Rp 12.375 per dollar AS pada pukul 10:48 WIB. Ini merupakan level rupiah terlemah sejak November 2008. Sepanjang enam tahun terakhir, rupiah pernah menyentuh Rp 12.650 per dollar AS, pada 24 November 2008. Dollar AS kembali menunjukkan kekuatan. Bloomberg Dollar Spot Index yang menyusuri kekuatan dollar AS terhadap 10 mata uang utama dunia, menguat ke level 1.122,69. Ini merupakan level terkuat dollar sejak Maret 2009.
Rupiah Bakal Hadapi Pelemahan Terburuk Sepanjang 2014

Rupiah Bakal Hadapi Pelemahan Terburuk Sepanjang 2014

Rupiah pada perdagangan hari ini mengarah pada pelemahan mingguan terpanjang sejak November tahun lalu. Pelemahan parah kembali dialami rupiah setelah sejumlah investor asing menarik modalnya dari saham domestik sebagai langkah antisipasi menghadapi kemungkinan kenaikan suku bunga Amerika Serikat (AS). Jumat (19/9/2014) menunjukkan, nilai tukar rupiah merosot 1,4 persen pekan ini ke level 11.990 per dolar AS pada perdagangan pukul 10:12 waktu Jakarta. Rupiah tercatat lebih stabil dibandingkan perdagangan sebelumnya saat sempat menyentuh level 12.041 per dolar AS. Angka tersebut merupakan yang terlemah sejak perdagangan 27 Juni. Di pasar kontrak asing Non-Deliverable Forward (NDF), nilai tukar rupiah tercatat merosot 0,9 persen ke level 12.070 per dolar AS. Dengan kebijakan normalisasi suku bunga Bank Sentral AS (The Fed), kami memprediksi rupiah akan menjadi mata uang yang paling rentan terhadap pelemahan di Asia," ungkap pakar mata uang Prateek Gupta. Dia menjelaskan posisi obligasi asing yang tinggi, defisit transaksi berjalan yang besar dan lemahnya kendali Bank Indonesia juga akan
Masih Naik Turun, Rupiah Menguat di Akhir Pekan

Masih Naik Turun, Rupiah Menguat di Akhir Pekan

Beberapa hari menjelang pemilihan presiden nilai tukar rupiah masih terus berfluktuasi. Meski demikian, nilai tukar rupiah tercatat bergerak menguat di akhir pekan dan berada di kisaran level 11.800-11.900 per dolar AS. Data kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia (BI), Jumat (4/7/2014), rupiah berada di level 11.887 per dolar AS menguat 76 poin dari perdagangan sebelumnya. Sementara itu data valuta asing Bloomberg juga menunjukkan rupiah dibuka menguat di level 11.905 per dolar AS. Rupiah bahkan sempat menyentuh level 11.868 per dolar AS pada perdagangan pukul 9:58 waktu Jakarta. Menjelang pemilihan presiden, tingkat volatilitas rupiah juga mencapai level tertinggi dalam empat bulan terakhir. Tingkat fluktuasi yang sangat besar tersebut dipengaruhi sengitnya pertanguran dua calon presiden, Prabowo Subianto dan Joko Widodo memperebutkan kursi nomor satu di Tanah Air. Meningkatnya volatilitas rupiah merupakan akibat dari ketidakpastian menjelang pemilihan presiden 2014. Sementara data perdagangan terlihat sangat positif menodorong naik nilai tukar rupiah. Sepanjang pekan ini, rupiah
Dijaga BI, Rupiah Menguat Kembali

Dijaga BI, Rupiah Menguat Kembali

Nilai tukar rupiah kembali diuji kekuatannya menjelang akhir pekan ini. Rupiah masih menghadapi tekanan pelemahan dan mencoba menguat dengan penjagaan Bank Indonesia. Bank Sentral Eropa (ECB) akhirnya memangkas suku bunga acuannya. Euro justru menguat pada penutupan setelah initial jobless claims AS naik 12.000. Dollar Index turun 0,38 persen. Investor malam ini menunggu data nonfarm payrolls dan tingkat pengangguran AS. Rupiah menguat tipis bersama mata uang Asia pada perdagangan sebelumnya. Rupiah menguat tipis 0,25 persen hingga sore kemarin. Menurut riset Samuel Sekuritas Indonesia, dollar index yang jatuh serta cadangan devisa yang diumumkan naik berpeluang membantu penguatan rupiah hari ini.  Sementara Riset Trust Securities menyatakan laju rupiah di bawah level support Rp 11.817 per dollar AS. Akhir pekan ini mata uang Garuda diproyeksikan berada di rentang Rp 11.885-11.859 (kurs tengah BI). Adapun pada pembukaan perdagangan di pasar spot pagi ini, seperti dikutip dari Bloomberg rupiah dibuka menguat ke Rp 11.795 per dollar AS dibanding penutupan kemarin pada