Tag : poin

Perlu Ada Sentimen Positif yang Mampu Angkat Rupiah

Perlu Ada Sentimen Positif yang Mampu Angkat Rupiah

Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pagi ini dibuka melemah. Namun, Rupiah belum beranjak dari level Rp13.400 per USD. Melansir data Bloomberg, Jumat (31/7/2015), kurs Rupiah pada perdagangan non-delivery forward (NDF), Rupiah tercatat melemah 23,7 poin atau 0,18 persen ke Rp13.482 dibandingkan dengan penutupan sebelumnya di level Rp13.458 per USD. Adapun pergerakan harian Rupiah berada di kisaran Rp13.465-Rp13.497 per USD. Sementara itu, Yahoofinance mencatat Rupiah mengalami pelemahan 35,5 poin atau 0,26 persen ke Rp13.481 per USD dibandingkan dengan penutupan sebelumnya Rp13.461 per USD.
Pelemahan Dolar Tak Belum Berdampak Pada Rupiah

Pelemahan Dolar Tak Belum Berdampak Pada Rupiah

Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) masih bergerak melemah. Meski demikian, Rupiah masih saja berkutat di level Rp12.300 per USD. Rupiah pada perdagangan non-delivery forward (NDF) melemah 18 poin atau 0,15 persen ke Rp12.349 per USD dibandingkan dengan penutupan sebelumnya di level Rp12.331 per USD.Rupiah dibuka pada level Rp12.344 per USD. Adapun pergerakan berkisar pada Rp12.327-Rp12.351 per USD. Menurut analis Samuel Sekuritas Indonesia Rangga Cipta mengatakan penguatan dolar tertahan, Rupiah mulai menguat. Hari ini rupiah berpeluang melanjutkan tren penguatannya melihat dollar index yang jatuh cukup dalam dini hari tadi," katanya dalam riset. Sementara itu,  Rupiah melemah 8,7 poin atau 0,7 persen ke Rp12.352 per USD dibandingkan dengan penutupan sebelumnya Rp12.344 per USD.
Rupiah Menguat ke Kisaran Rp12.065-Rp12.119

Rupiah Menguat ke Kisaran Rp12.065-Rp12.119

Pagi ini nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak menguat pagi ini. Rupiah berada pada level Rp12.073 per USD. Rupiah pada perdagangan non-delivery forward (NDF) menguat sebesar 0,55 persen atau 66 poin dibandingkan dengan penutupan sebelumnya di Rp12.139 per USD. Rupiah dibuka pada level Rp12.119 per USD. Adapun Rupiah bergerak di kisaran Rp12.065-Rp12.119 per USD. Menurut Head of Research & Analysis BNI, Nurul Eti Nurbaeti , rencana kenaikan harga BBM bersubsidi diperkirakan turut mendorong kenaikan inflasi yang akan dirilis pada awal pekan depan. Namun pelemahan rupiah cenderung tertahan jika indeks kembali reli seperti yang terjadi pada bursa saham global dan regional saat ini. Hari ini, dolar AS berpotensi bergerak dengan kecenderungan konsolidasi menguat,” katanya dalam riset, Jumat (30/10/2014). Rupiah dibuka pada level Rp12.125 per USD setelah sebelumnya ditutup di Rp12.125. Rupiah menguat sebesar 0,39 persen atau 47 poin dan berada dalam kisaran Rp12.068-Rp12.170 per USD.
Rupiah Belum Beranjak dari Level Rp12.000

Rupiah Belum Beranjak dari Level Rp12.000

Rupiah terpantau masih melemah atas mata uang dolar Amerika Serikat (AS). Rupiah bahkan mendekati level Rp12.100 per USD. Jum'at (24/10/2014), Rupiah perdagangan non-delivery forward (NDF) melemah 10 poin atau 0,08 persen ke level Rp12.072 per USD dibandingkan dengan penutupan sebelumnya di level Rp12.062 per USD. Rupiah dibuka pada level Rp12.067 per USD. Pergerakan Rupiah berkisaran pada level Rp12.063-Rp12.077 per USD. Sedangkan pergerakan Rupiah dalam 52 Minggu di kisaran Rp10.766-Rp12.282 per USD. Sementara itu Rupiah berada di level Rp12.065 atau menguat 5 poin dila dibandingkan dengan penutupan sebelumnya Rp12.075 per USD. Rupiah dibuka pada level Rp12.060 per USD. Adapun pergerakan Rupiah pada kisaran Rp12.057 hingga Rp12.2115 per USD. Sebelumnya, pengamat valas Tony Mariano mengatakan, bahwa tren penguatan global naik. Hal tersebut membuat Rupiah akan berada di level Rp11.500 per USD terutama jika situasi politik sudah aman. Tergantung dari cara pandang pasar, susunan nama kabinet bisa diterima atau tidak oleh pasar,"ungkapnya.