Tag : mengatakan

Setelah Libur Lebaran, Rupiah Dibuka Lesu

Setelah Libur Lebaran, Rupiah Dibuka Lesu

Nilai tukar rupiah dibuka di zona merah pada perdagangan Senin (17/5/2021). Sebelumnya, Direktur TRFX Garuda Berjangka Ibrahim mengatakan bahwa rupiah berpotensi membuka perdagangan pertama setelah libur lebaran di zona hijau. “Mata uang rupiah kemungkinan dibuka fluktuasi, tetapi ditutup menguat di rentang Rp14.180 - Rp14.225 per dolar AS,” ujar Ibrahim dikutip dari risetnya. Ibrahim menjelaskan bahwa sentimen penggerak rupiah adalah penjualan ritel Indonesia yang terus menunjukkan sinyal pemulihan, meski masih terjadi kontraksi pada Maret 2021.   Sumber : bisnis.com
Melemah Lagi, Rupiah Tembus Rp 12.000 Per Dollar AS

Melemah Lagi, Rupiah Tembus Rp 12.000 Per Dollar AS

Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) pagi ini dibuka melemah tipis. Rupiah dibuka di level Rp11.977 per USD. Rupiah pada perdagangan non-delivery forward (NDF) bergerak melemah Rp10,5 atau 0,09 persen menjadi Rp11.980 per USD. Angka tersebut dibandingkan penutupan hari lalu di level Rp11.969 per USD. Hingga pukul 8.42 WIB, Rupiah bergerak di kisaran Rp11.982-Rp11.975 per USD. Dengan pergerakan 52 minggunya di kisaran Rp10.766-Rp12.281 per USD. Analist Samuel Sekuritas Rangga Cipta mengatakan, tekanan dolar yang mereda serta baiknya data manufaktur China membantu mendorong penguatan mata uang Asia hingga sore kemarin. Rupiah yang sempat melemah di pembukaan akhirnya berhasil menguat tipis di sore hari. Turunnya dollar index masih akan meredakan tekanan pelemahan terhadap rupiah," ujarnya. Dirinya mengatakan, sentimen ekonomi domestik akan perlahan difaktorkan ke rupiah. BI melihat inflasi September masih akan stabil tetapi neraca perdagangan Agustus diperkirakan masih defisit.
Rupiah Awali Perdagangan di Level Rp11.800/USD

Rupiah Awali Perdagangan di Level Rp11.800/USD

Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terus mengalami pelemahan. Investor nampaknya masih menanti kepastian dari pemilihan umum presiden (Pilpres), yang akan diumumkan pada 22 Juli oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Rupiah pada perdagangan non-delivery forward (NDF) melemah 83,70 poin atau 0,71 persen menjadi Rp11.820 per USD. Rupiah pagi ini bergerak di kisaran Rp11.810-Rp11.832 per USD. Padahal, dolar AS tidak banyak berubah, setelah Gubernur The Federal Resereve Janet Yellen memutuskan untuk menunda pemangkasan stimulus. Yellen mengatakan kepada anggota parlemen Senat bahwa suku bunga bisa naik lebih cepat jika pasar tenaga kerja meningkat lebih cepat. Sebuah indeks yang mengukur dolar AS diperdagangkan mendekati level tertinggi tiga mingguan, sebelum data AS hari ini yang mungkin menunjukkan output pabrik naik, dan mendukung prospek agar suku bunga Bank Sentral AS dinaikkan. Yellen mengatakan akan mempertahankan kebijakan moneter yang longgar sampai data upah menunjukkan efek dari krisis keuangan benar-benar hilang. Meskipun laporan pekerjaan baru ini kuat dan tanda-tanda
Harga Bawang Merah Terus Merangkak Naik

Harga Bawang Merah Terus Merangkak Naik

Harga kebutuhan pokok dan sayur mayur terus menunjukan kenaikan di pasar tradisional. Yang paling terasa pada komoditas bawang merah. Supartini (58), pedagang yang biasa menggelar dagangan di Pasar Kebayoran Lama mengatakan harga bawang merah dijual Rp 26 ribu per kilogram (kg), naik Rp 2.000 menjadi Rp 28 ribu per kg. Memang, puasa ini lagi mahal semua. Bawang merah Rp 28 ribu per kg. Supartini menjelaskan, tak hanya bawang merah, harga kebutuhan pokok seperti bawang putih dan wortel pun juga terhitung tinggi. Sekarang bawang putih sampai Rp 20 ribu per kg, kalau wortel Rp 10 ribu per kg," lanjut dia. Hal senada juga diungkapkan Murtini (33). Dia mengatakan tingginya harga bawang merah memang cukup memberatkan. Kini dia menjual bawang seharga Rp 26 ribu sampai Rp 27 ribu per kg. "Naik semua," kata dia. Pedagang lain Imam (45), mengungkapkan penurunan harga hanya terlihat pada tomat. "Tomat sebelumnya Rp 12 ribu, sekarang Rp 10 ribu per kg hari