Tag : federal

Dolar naik, kekhawatiran Ukraina meningkat, Bullard ulangi komentarnya

Dolar naik, kekhawatiran Ukraina meningkat, Bullard ulangi komentarnya

Indeks dolar AS mencapai level tertinggi dua minggu pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB) di tengah meningkatnya kekhawatiran tentang ketegangan Rusia-Ukraina dan karena Presiden Federal Reserve St. Louis James Bullard mengulangi seruan untuk kenaikan suku bunga Federal Reserve AS yang lebih cepat. Indeks sempat melonjak lebih jauh dalam di perdagangan sore setelah Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy mendesak rakyat Ukraina untuk mengibarkan bendera negara itu di gedung-gedung dan menyanyikan lagu kebangsaan secara serempak pada 16 Februari, tanggal yang oleh beberapa media Barat disebut sebagai kemungkinan awal dari invasi Rusia. Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres mengatakan dia sangat khawatir tentang "peningkatan spekulasi" tentang konflik militer, dan mendesak para pemimpin dunia untuk meningkatkan diplomasi guna menenangkan situasi. Washington mengatakan Rusia dapat menyerang Ukraina "kapan saja sekarang," dan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson pada Senin (14/2/2022) menyebut situasinya "sangat, sangat berbahaya." Sumber : Antara 15/02/2022  
Jumat Siang Rupiah Menguat ke Posisi Rp 11.905/USD

Jumat Siang Rupiah Menguat ke Posisi Rp 11.905/USD

Laju nilai tukar rupiah pada Jumat pagi hingga siang menguat menjadi       Rp 11.905 per dolar AS menyusul kemungkinan adanya intervensi dari Bank Indonesia (BI).  Kurs  rupiah yang ditransaksikan antar bank di Jakarta pada Jumat pagi bergerak menguat 57 poin menjadi Rp 11.905 dibanding posisi sebelumnya (5/12) Rp 11.962 per dolar AS. Kurs  rupiah melanjutkan penguatan setelah BI kemungkinan melakukan intervensi di pasar uang domestik. Kemungkinan BI melakukan intervensi agar nilai tukar domestik tidak tertekan terlalu dalam di tengah sentimen eksternal yang tidak pasti terutama dari bank sentral AS atau the Fed. Intervensi akan terus dilakukan agar volatilitas rupiah terhadap dolar AS tidak terlalu tinggi yang membuat pelaku pasar semakin khawatir.  Menjelang Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia dan pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) Amerika Serikat pada pekan depan rupiah akan cenderung bergerak mudah berubah namun kemungkinan BI akan menjaga agar tetap stabil. Dari sisi fundamental, rupiah masih khawatir dengan